Kompas.com - 13/01/2020, 18:43 WIB
Ilustrasi hotel SHUTTERSTOCKIlustrasi hotel

"Termasuk kegiatan meeting, incentive, convention and exhibition (MICE) dari pemerintahan dan korporasi yang mulai banyak dilaksanakan di hotel-hotel di Surabaya," terang Ferry.

Kendati tingkat okupansi menunjukkan performa meningkat, namun tidak demikian halnya dengan tarif kamar.

Menurut data Colliers, tarif kamar justru berbanding terbalik yakni turun menjadi rata-rata 43 dollar AS atau sekitar Rp 588.000 per malam.

Pemicu turunnya tarif kamar per malam ini adalah pasokan yang cukup banyak. Terbaru adalah Four Points Surabaya.

Namun begitu, Ferry optimistis, pasar hotel Surabaya akan tetap positif seiring pasar baru dari wilayah Jawa Tengah yang dapat menjadi pengisi hilangnya pasar yang terdampak kenaikan tiket pesawat domestik.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.