Profil Penyewa Berubah, Okupansi Apartemen Servis Turun

Kompas.com - 10/01/2020, 12:56 WIB
Ilustrasi apartemen www.shutterstock.comIlustrasi apartemen

JAKARTA, KOMPAS.com - Senior Associate Director Colliers International Indonesia Ferry Salanto mengatakan tingkat hunian rata-rata apartemen sewa serviced pada kuartal IV-2019 hanya 67,9 persen, turun 2 persen dari kuartal sebelumnya.

Sementara harga sewa rata-rata apartemen servis di seluruh Jakarta naik 1,3 persen dari kuartal sebelumnya menjadi Rp 427.882 per meter persegi.

Khusus untuk area Central Business Diatrict (CBD), harga sewa pada tahun 2019 mencapai angka Rp 458.204. Sedangkan tarif sewa di kawasan non-CBD berkisar di angka Rp 369.433 per meter persegi.

"Total pasokan pada periode tersebut tercatat sebesar 5.701 unit," kata Ferry di Jakarta, Rabu (8/1/2020).

Baca juga: Penjualan Seret, Pasokan Melimpah, Harga Apartemen Tak Kunjung Naik

Ke depan, Ferry memprediksi pasar apartemen sewa di Jakarta berada di bawah tekanan.

Kondisi ini dikarenakan adanya pergeseran profil dari penyewa apartemen. Mayoritas konsumen menyewa dalam jangka pendek.

Para ekspatriat, khususnya, hanya datang sendiri atau membawa pasangan dan tidak bersama dengan keluarga.

Tingkat hunian juga diperkirakan masih tetap di kisaran yang sama seperti periode sebelumnya. 

Sedangkan harganya diproyeksikan meningkat tipis menjadi Rp 440.000 per meter persegi. Ferry menyebut kenaikan ini terjadi karena permintaan yang cenderung stabil.

Peningkatan juga bakal terjadi pada segmen pasokan sebanyak 1.395 unit dari delapan proyek.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X