Gedung Roboh di Slipi, Perlu Pengecekan IMB dan SLF

Kompas.com - 06/01/2020, 13:30 WIB
Gedung roboh di Jalan Brigjen Katamso, Kota Bambu Selatan, Palmerah, Jakarta Barat, Senin (6/1/2020) pagi KOMPAS.com/ BONFILIO MAHENDRA WAHANAPUTRA LADJARGedung roboh di Jalan Brigjen Katamso, Kota Bambu Selatan, Palmerah, Jakarta Barat, Senin (6/1/2020) pagi

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebuah gedung empat lantai tiba-tiba roboh di Jalan Brigjen Katamso, Kota Bambu Selatan, Palmerah, Jakarta Barat, Senin (6/1/2020).

Bangunan ini terletak di seberang Gedung Wisma 77. Pantauan Kompas.com di lokasi, gedung itu roboh dan menimpa beberapa sepeda motor di bawahnya yang sedang diparkir.

Kemudian gang di sebelah gedung juga tertutup material bangunan.

Baca juga: Gedung di Slipi Roboh, Saksi Mata Sempat Dengar Bunyi Kretek... Kretek

Menanggapi hal ini, Ketua Dewan Pertimbangan Himpunan Ahli Konstruksi Indonesia (HAKI) Davy Sukamta mengatakan perlu adanya pengecekan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) serta Sertifikat Laik Fungsi (SLF) gedung tersebut.

Seperti diketahui, IMB merupakan izin permanen, sementara SLF selalu diperbarui selama lima tahun sekali. Menurutnya, saat pembaruan SLF terdapat penelitian kondisi bangunan.

"Paling tidak saat SLF diperbaharui ada tinjauan kondisi gedung," ujar Davy menjawab Kompas.com.

Namun karena belum ada analisis penyebab robohnya gedung, Davy belum berani berspekulasi.

"Tanpa penyelidikan di lapangan sulit untuk menduga sebabnya," kata Davy.

Meski begitu, mantan Ketua HAKI tersebut mengatakan, aspek pemeliharaan bangunan merupakan aspek penting untuk menjaga kondisi sebuah struktur.

Pemeliharaan dapat meningkatkan keamanan serta usia bangunan.

"Bila dipelihara dengan baik, dan fungsi tidak diubah, gedung bisa tahan ratusan tahun," tuntas Davy.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X