Makin Ekspansif, Wika Rintis Proyek Rp 1,1 Triliun di Tanzania

Kompas.com - 19/12/2019, 09:22 WIB
PT Wijaya Karya Tbk (Wika) merintis proyek pembangunan infrastruktur, industri, dan hotel bintang lima di Dodoma, Tanzania, senilai 83 juta dollar AS atau ekuivalen Rp 1,16 triliun, Selasa (17/12/2019). Dokumentasi WikaPT Wijaya Karya Tbk (Wika) merintis proyek pembangunan infrastruktur, industri, dan hotel bintang lima di Dodoma, Tanzania, senilai 83 juta dollar AS atau ekuivalen Rp 1,16 triliun, Selasa (17/12/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Wijaya Karya Tbk (Wika) merintis proyek pembangunan infrastruktur, industri, dan hotel bintang lima di Dodoma, Tanzania, senilai 83 juta dollar AS atau ekuivalen Rp 1,16 triliun.

Rinciannya, proyek infrastruktur dan industri senilai 50 juta dollar AS (Rp 700 miliar), dan proyek hotel bintang lima senilai 33 juta dollar AS (Rp 461,4 miliar).

Penandatanganan framework agreement  pada Selasa (17/12/2019), dilakukan oleh Direktur Operasi Luar Negeri Wika Destiawan Soewardjono dengan representasi eksekutif National Service Cooperation Sole (SUMAJKT) untuk sejumlah proyek industri dan infrastruktur.

Baca juga: Wika Resmi Kerjakan Megaproyek Rp 3,9 Triliun di Senegal

Sementara framework agreement unruk proyek hotel bintang lima dilakukan dengan  Commonwealth Investment Company Limited (CICL) Tanzania.

Hadir menyaksikan penandatanganan framework agreement tersebut Menteri Koordinator Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan, dan Menteri Negara Urusan Investasi Tanzanina (Hon) Angela Karuki.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan mengatakan, Indonesia siap berbagi pengalaman dan transfer teknologi dalam kerja sama dengan Tanzania.

"Hal ini untuk meningkatkan value addition terhadap bahan baku dari Tanzania sehingga tidak diekspor dalam bentuk komoditas mentah saja," ujar Luhut.

Sambutan positif disampaikan langsung oleh Menteri Negara Urusan Investasi Tanzanina (Hon) Angela Karuki.

Angela berkomitmen mendorong kerja sama investasi yang saling menguntungkan dan memberikan nilai tambah terhadap berbagai industri kedua negara.

“Saya mewakili Presiden Magufuli mengapresiasi kunjungan kerja Menko Luhut Panjaitan ke Tanzania untuk menjalin kerja sama di berbagai sektor potensial antara lain di sektor kelapa sawit, perikanan pariwisata, kelapa dan batu mulia," tuntas Angela.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X