Penipu 3.680 Korban Rumah Syariah Tak Terdaftar di Kementerian PUPR

Kompas.com - 17/12/2019, 18:14 WIB
Kantor Pemasaran perumahan syariah fiktif yang berlokasi di Ruko Kebayoran Square Bintaro Sektor 7, Pondok Aren, Tangerang Selatan, tak beroperasi. Sejak terlibat kasus penipuan dengan korban yang mencapai 3.860 orang dan total hampir Rp 40 miliar tersebut sudah tutup sejak bulan Juli 2019. KOMPAS.com/Muhamad Isa BustomiKantor Pemasaran perumahan syariah fiktif yang berlokasi di Ruko Kebayoran Square Bintaro Sektor 7, Pondok Aren, Tangerang Selatan, tak beroperasi. Sejak terlibat kasus penipuan dengan korban yang mencapai 3.860 orang dan total hampir Rp 40 miliar tersebut sudah tutup sejak bulan Juli 2019.

JAKARTA, KOMPAS.com - Penipuan perumahan kembali terjadi. Kali ini, Polda Metro Jaya mengungkap kasus penipuan penjualan rumah syariah.

Tak tanggug-tanggung, korban dari pengembang perumahan bodong ini mencapai 3.680 orang. Adapun total nilai kerugiannya mencapai Rp 40 miliar.

Pemberitaan Kompas.com 16 Desember 2019 mengungkapkan, perumahan tersebut rencananya dibangun di daerah Tangerang Selatan dan Banten. Kepada korban, tersangka menjanjikan konstruksi perumahan rampung pada Desember 2018.

Baca juga: Polisi Kembali Ungkap Penipuan Penjualan Rumah Syariah, Korban Mencapai 3.680 Orang

Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono mengatakan, para tersangka yang terdiri dari empat orang menawarkan hunian dengan harga murah. 

Selaini  mereka juga menarik perhatian korban dengan iming-iming tanpa riba dan BI Checking.

Keempat tersangka yakni SW yang berperan sebagai direktur utama PT Wepro Citra Sentosa, perusahaan yang menipu para korban.

Lalu CB berperan sebagai karyawan pemasaran. Ada pula S dan MA yang berpean sebagai pemegang rekening yang menampung uang korban.

Kompas.com mencoba mengecek nama PT Wepro Citra Sentosa di Sistem Registrasi Pengembang Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (SIRENG-PUPR). Hasilnya, pengembang tersebut tidak terdaftar dalam sistem.

PT Wepro Citra Sentosa, pengembang perumahan syariah yang menipu 3.680 orang tak terdaftar di situs SIRENG PUTangkap layar situs SIRENG PU PT Wepro Citra Sentosa, pengembang perumahan syariah yang menipu 3.680 orang tak terdaftar di situs SIRENG PU
Menanggapi hal ini, Dirjen Penyediaan Perumahan Khalawi Abdul Hamid mengatakan akan lebih meningkatkan pengawasan dan sosialisasi program perumahan kepada pemerintah daerah serta masyarakat.

"Kami akan lebih meningkatkan pengawasan dan sosialisasi program perumahan kepada pemerintah daerah dan masyarakat dengan mengoptimalkan peran Satuan Tugas Pengawasan dan pengendaliaan Program Sejuta Rumah (P2PSR) serta tim monitoring dan evaluasi," ucap Khalawi kepada Kompas.com, Selasa (17/12/2019).

Baca juga: Ternyata, Developer Syariah Penipu Warga Tak Terdaftar di Kementerian PUPR

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X