Kompas.com - 16/12/2019, 17:34 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Sayembara gagasan desain Kawasan Ibukota Negara (IKN) sudah melewati proses panjang sejak diumumkan secara resmi pada 2 Oktober 2019 lalu.

Saat ini, para juri sedang melakukan proses tahapan seleksi sayembara. Dari total 297 peserta yang lolos tahap awal, mengerucut menjadi 30 peserta.

"Dari 297 (peserta), jadi 250-an sekarang sudah 30 dan menuju 5 besar," ungkap Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Danis Sumadilaga di Kantor Kementerian PUPR, Selasa, (16/12/2019).

Proses penyelekesian tersebut dilakukan tanpa mengetahui identitas dan asal peserta. Juri melakukan penyeleksian tersebut secara digital dan hanya berdasarkan nomor urut peserta.

Desain sayembara IKN saat ini masih berbasis urban concept yang nantinya harus dikembangkan lagi sebagai masterplan.

Khusus cluster  Pusat Pemerintahan diprediksi akan dilakukan kembali proses sayembara desain. 

Baca juga: Pembangunan Ibu Kota Baru Tunggu UU IKN Terbit

Namun, Danis menegaskan, secara umum, proses penyeleksian desain sayembara IKN harus mencerminkan identitas bangsa, mencerminkan masalah lingkungan, smart city, smart metropolitan, serta mengaitkan desain dengan jenis bangunan budaya lokal IKN.

Tak hanya itu, Danis mengatakan, salah satu prioritas pembangunanan IKN ialah Gedung Kementerian PUPR.

"Itu salah satunya yang menjadi prioritas kita, salah satunya memang Gedung Kementerian PUPR yang menjadi prioritas," tutup Danis.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.