Kompas.com - 16/12/2019, 16:59 WIB
Dirjen Bina Konstruksi Kementerian PUPR Syarif Burhanudin usai mengisi Seninar Construction Project Management, Kementerian PUPR, Jakarta, Senin, (16/12/2019). Kompas.com/SuhaielaDirjen Bina Konstruksi Kementerian PUPR Syarif Burhanudin usai mengisi Seninar Construction Project Management, Kementerian PUPR, Jakarta, Senin, (16/12/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Dirjen Bina Konstruksi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Syarif Burhanudin mengatakan, fokus pembangunan tahun depan ada di Kawasan Ibukota Negara (IKN) baru, Kalimantan Timur.

Menurut Syarif, jika Undang-Undang (UU) untuk IKN sudah keluar, maka tahun 2020 akan dimulai pelaksanaan pembangunan IKN.

"Kalau dilihat dari schedule-nya mulai dari 2020. Jika UU sudah keluar maka mulailah dilaksanakan. Itu berarti tahun 2020 (pembangunan) sudah mulai jalan," terang Syarif, usai mengisi Seminar Construction Project Management di Kementerian PUPR, Senin, (16/12/2019).

Untuk memulai pembangunan IKN baru, nantinya akan ada beberapa tahapan yang harus dilewati seperti, survei tempat, identifikasi lokasi IKN, engineering science, land art position, kemudian barulah masuk ke tahapan konstruksi.

Baca juga: Pemerintah, Jangan Hanya IKN Baru Perhatikan Juga Mahakam Ulu

Saat ini Pemerintah sudah melalui proses survei, identifikasi tempat yang tepat, dan tahap-tahap pemetaan lokasi.

"Jadi, tahapan-tahapan itu diawali dengan survei dulu, saat ini sudah dilakukan survei, sudah dilakukan identifikasi, sudah dilakukan juga mulai tahapan-tahapan pemetaan sehingga ujungnya tadi lahir dokumen untuk pelaksanaannya," tambah Syarif.

Lokasi Pemerintahan Pusat IKN seluas 2.000 hektar. Pada tahapan pertama di lokasi tersebut nantinya akan dibangun bangunan Pemerintah, kantor untuk Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, dan Polri. 

Menurut Syarif sudah ada beberapa negara yang tertarik untuk ikut serta dalam pembangunan infrstruktur IKN, seperti China, Jepang, dan Korea. Namun, belum diketahui secara jelas akan membangun apa nantinya. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.