Arnolfini Kafe Beri Kesempatan Tunawisma Tentukan Hak Pilih

Kompas.com - 02/12/2019, 22:52 WIB
Arnolfini Kafe Beri Kesempatan Tunawisma Tentukan Hak Pilih minutehack.comArnolfini Kafe Beri Kesempatan Tunawisma Tentukan Hak Pilih

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebuah kafe di Bristol, Inggris, Arnolfini Cafe Bar memberikan kesempatan kepada para tunawisma untuk mendaftarkan diri sebagai pemilih pada ajang pemilihan politik. 

Para pekerja di Arnolfini Cafe Bar menawarkan bantuan berupa mencetak, mengisi, dan mengirimkan formulir yang diperlukan kepada siapa pun yang tidak memiliki alamat rumah permanen, serta memberikan air hangat gratis saat mereka memberikan hak politiknya.

Domhnaill Barnes, Kepala Operasi serta pemilik kafe mengatakan bahwa proses tersebut bukanlah proses politis. Ia hanyalah wadah bagi para tunawisma untuk mengikuti pemilihan politik.

"Ini adalah proses yang sepenuhnya apolitis, kami tidak menasihati orang bagaimana memilih, kami hanya berusaha membantu orang untuk memilih." terang Barnes.

Mereka yang tinggal di Bristol tanpa alamat dapat mendaftar untuk memberikan suara di Arnolini Cafe Bar.

Para tunaisma juga ditawari bantuan dalam mengikuti prosedur pemilihan politik di kafe tersebut.

Menurut Komisi Pemilihan, mereka yang tidak memiliki alamat tetap dapat mendaftar menggunakan alamat di mana mereka biasa menghabiskan banyak waktu atau memiliki koneksi sekitar.

Baca juga: Cadogan, Kafe Berbentuk Cangkang Spiral

Dewan Kota Bristol mengatakan langkah itu sangat sah, dan mendukung inisiatif kafe, sementara anggota parlemen Bristol Timur Kerry McCarthy mengatakan inisiatif hebat dari Arnolfini, harus diteruskan sehingga para tunawisma bisa memberikan hak pilihnya.

Pada hari Jumat pagi, Barnes mengatakan lebih dari 6 orang telah menyetujui untuk melakukan pemilihan politik atas tawaran Arnolfini.

Langkah baik yang dibuat oleh Arnolfini tersebut diharapkan dapat diikuti oleh kafe lainnya. 

Chief Executive Jon Sparkes mengatakan, para tunawisma juga berhak dalam menentukan hak politik di Inggris.

"Kami semua bisa sepakat bahwa tidak ada yang boleh dikecualikan dari pemungutan suara hanya karena mereka tidak memiliki alamat permanen," terang Sparkes.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X