LRT Mulai Uji Coba, Minat Beli Hunian di Cipayung Tinggi

Kompas.com - 02/12/2019, 14:52 WIB
LRT Jakarta beroperasi secara komersial mulai Minggu (1/12/2019). Foto diambil di Stasiun Velodrome. KOMPAS.COM/NURSITA SARILRT Jakarta beroperasi secara komersial mulai Minggu (1/12/2019). Foto diambil di Stasiun Velodrome.
Editor M Latief

JAKARTA, KOMPAS.com - Minat membeli hunian di kawasan Cipayung belakangan cukup tinggi, apalagi ketika proyek Light Rail Transit ( LRT) sedang dikerjakan.

Berdasarkan data yang dikemukakan oleh portal properti Lamudi, pada 2017 lalu ada 4.557 orang yang mencari iklan hunian yang dijual di Cipayung melalui Lamudi, kemudian pada 2018 meningkat tajam menjadi 7.779 orang.

Mart Polman, Managing Director Lamudi mengatakan, meningkatnya jumlah pencarian iklan hunian tersebut disebabkan karena kawasan Cipayung dikelilingi sarana infrastruktur yang lengkap. Salah satunya proyek LRT yang dinilai bisa menjadi solusi kemacetan yang terjadi di Jakarta.

"LRT bisa menjadi moda transportasi idaman selain MRT. Kehadirannya akan mengubah wajah transportasi pada kawasan Jabodetabek," kata Mart, Sabtu (30/11/2019).

Proses pengerjaan proyek LRT atau kereta api ringan jalur Cawang-Cibubur memang hampir rampung dikerjakan. Hal itu terlihat dari uji coba yang dilakukan oleh Presiden Joko Widodo pada awal November lalu.

LRT jalur Cawang-Cibubur sendiri merupakan bagian dari pengembangan proyek LRT Jabodebek tahap pertama yang terbagi menjadi rute Cawang - Cibubur, Cawang - Dukuh Atas dan Cawang - Bekasi Timur.

"Adanya moda transportasi ini bukan hanya akan membantu mobilitas masyarakat, tapi juga mendorong minat seseorang membeli hunian, khususnya yang dekat dengan jalur LRT," tambah Mart.

Salah satu kawasan yang banyak dilirik oleh masyarakat adalah kawasan Cipayung, Jakarta Timur. Daerah ini terbilang strategis, karena selain dilalui oleh jalur LRT, Cipayung juga dekat dengan Tol JORR, Jagorawi dan Tol Jakarta-Cikampek II (Elevated).

Tingginya potensi bisnis properti di Cipayung itu ditangkap sebagai peluang bisnis yang menjanjikan, seperti dilakukan oleh PT Sayana Integra Properti, di Cipayung. Sayana membangun superblok Sakura Garden City.

Edward Sinanta, Chief Marketing Officer PT Sayana Integra Properti, mengakui LRT nantinya akan menjadi moda transportasi favorit masyarakat di Jabodetabek. Oleh karena itu, memilih tinggal dekat stasiun LRT merupakan pilihan menarik, terutama untuk para pekerja muda yang menuntut mobilitas tinggi.

Edward mengatakan, lokasi apartemen Sakura terhitung dekat dengan Stasiun LRT Ciracas. Jaraknya hanya 280 meter dari stasiun. Nantinya, di lokasi apartemen itu akan dibangun Jembatan Penyeberangan (JPO) untuk memudahkan penghuni menuju Stasiun LRT Ciracas.

Sakura Garden City dibangun di atas lahan seluas 10 hektar, pengembang membangun 12 tower apartemen yang mencakup 5.000 unit hunian. Kawasan ini juga dilengkapi dengan mall, hotel, perkantoran hingga area kuliner (F&B).

"Untuk tahap pertama akan dibangun 4 tower yang akan meliputi 2.200 unit apartemen," ujar Edward. 

Unit apartemen yang ditawarkan mulai Rp 500 jutaan itu terbagi dalam 5 tipe, mulai studio (29,9m2) sampai loft (93,6 m2- SGA 115,7 m2).

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X