BI Relaksasi LTV untuk Bangunan Berwawasan Lingkungan, Apa Itu?

Kompas.com - 29/11/2019, 08:00 WIB
Ilustrasi bangunan hijau www.shutterstock.comIlustrasi bangunan hijau

b. Untuk properti yang didirikan dengan luas bangunan lebih dari atau sama dengan 2.500 meter persegi, maka dilakukan sertifikasi oleh lembaga penyelenggara yang diakui.

c. Sementara untuk bangunan baru dalam satu kawasan yang dibangun baik oleh satu atau gabungan pengemabng, maka pemenuhan kriteria bangunan hijau harus dilakukan melalui sertifikasi oleh lembaga penyelenggara yang diakui.

Adapun pengajuan sertifikasi tersebut dilakukan oleh pengembang.

Macam-macam standar pemenuhan kriteria bangunan hijau

Dalam menentukan bangunan berwawasan lingkungan atau properti hijau, terdapat berbagai macam standar.

Antara lain standar yang ditetapkan oleh pemerintah maupun standar yang dikeluarkan lembaga internasional seperti Excellence in Design for Greater Efficiencies (EDGE) dari International Finance Corporation

Selain itu, ada pula standar yang ditetapkan oleh lembaga yang terafiliasi dengan Green Building Council International.

Standar lain yang dapat diterapkan adalah milik otoritas berwenang di suatu negara, seperti Greenship di Indonesia, Leadership in Energy and Environmental Design (LEED) di Amerika Serikat, Green Mark di Singapura, atau Greenstar di Australia.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terpopuler

komentar di artikel lainnya
Close Ads X