AkzoNobel Gandeng LPJKN Tingkatkan Kompetensi Tenaga Konstruksi

Kompas.com - 09/11/2019, 22:15 WIB
Ilustrasi. www.shutterstock.comIlustrasi.

JAKARTA, KOMPAS.com - AkzoNobel dan Dulux menandatangani nota kesepahaman atau Memo of Understanding (MoU) dengan Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi Nasional (LPJKN) meningkatkan kompetensi dan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) khususnya di bidang jasa konstruksi Indonesia, Jumat (8/11/2019).

Penandatanganan nota kesepahaman tersebut dilakukan oleh Presiden Direktur PT ICI Paints Indonesia (AkzoNobel Decorative Paints Indonesia) Indra Laban dan Ketua LPJKN Ruslan Rivai di sela acara pameran Konstruksi Indonesia 2019.

Kedua belah pihak sepakat untuk bersinergi meningkatkan kualitas tenaga kerja konstruksi dengan memberikan Sertifikat Kompetensi Kerja bidang jasa konstruksi kepada Mitra Dulux yang mengikuti program Dulux Paitners Academy.

Kesepakatan ini berlaku di 33 propinsi seluruh Indonesia dan dapat digunakan untuk bekerja secara professional baik nasional maupun global.

Indra mengatakan, AkzoNobel sangat fokus dalam upaya menciptakan SDM yang berkompeten serta peduli terhadap kualitas dan kesejahteraan Mitra Dulux seluruh Indonesia.

Baca juga: Produk Cat Pesawat AkzoNobel Raih Sertifikat Boeing

"Kami harapkan kerja sama ini dapat lebih meningkatkan kompetensi tenaga kerja di bidang jasa konstruksi serta memiliki daya saing tinggi yang tentunya akan sejalan dengan peningkatan ekonomi," kata Indra.

Menurut dia, tenaga kerja konstruksi yang memiliki kompetensi tinggi dan bersertifikat tidak akan menemui kesulitan mendapat pekerjaan yang layak dan tentunya mampu menekan angka pengangguran di Indonesia.

Hal ini sejalan denga meningkatnya kebutuhan tenaga kerja konstruksi yang kompeten serta bersertifikat sesuai dengan UU No 2/1967 tentang Jasa Konstruksi yang mengatur bahwa setiap pekerja konstruksi yang bekerja di sektor Konstruksi wajib memiliki Sertifikat Kompetensi Kerja.

Ruslan menambahkan, LPJKN sangat mendukung dan menerima dengan tangan terbuka kesepakatan dengan AkzoNobel.

Langkah ini juga sebagai upaya untuk menciptakan pembangunan infrastruktur yang berkualitas dengan memberikan sertifikat kompetensi kerja bidang jasa konstruksi kepada Mitra Dulux.

"Tentu saja hal ini sejalan dengan misi pemerintah untuk menggenjot infrastruktur yang tentunya akan sangat membutuhkan banyak tenaga kerja ahli dan diutamakan yang bersertifikat," imbuh Ruslan.

Sejak tahun 2011, AkzoNobel dan Dulux telah mengadakan 77 kelas pelatihan yang diikuti oleh 2.164 tenaga pengecat siap kerja dari kota-kota besar di Indonesia.

Selain itu, pada tahun 2017, DPA juga telah menjadi Lembaga pertama yang mendapatkan lisensi Lembaga Sertifikasi Profesi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) di unit kompetensi tukang cat bangunan gedung.

Dengan memiliki sertifikat ini, para tenaga pengecat akan mendapatkan pemahaman teori dan praktek yang lengkap akan dasar pengecatan dinding, serta peningkatan kemampuan manajemen proyek, termasuk etos kerja yang mementingkan kesehatan, keselamatan dan ramah lingkungan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X