Raup Laba Rp 2,1 Triliun, Hutama Karya Incar Proyek di Ibu Kota Baru

Kompas.com - 04/11/2019, 19:00 WIB
Gerbang Tol Terbanggi Besar di ruas Tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang, Rabu (28/8/2019).           Kristianto Purnomo/Kompas.comGerbang Tol Terbanggi Besar di ruas Tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang, Rabu (28/8/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Hutama Karya (Persero) berhasil mempertahankan kinerja keuangan yang stabil hingga mencapai pertumbuhan laba bersih sebesar Rp 2,101 triliun atau meningkat 43,82 persen dibandingkan tahun lalu yang hanya mencapai Rp 1,461 triliun.

Laba bersih yang diraih tahun ini, meningkat drastis hingga 2 kali lipat dari target laba bersih yang ditetapkan Perseroan sampai bulan September atau sekitar 95,43 persen.

Keberhasilan laba ini tak lepas dari dorongan inovasi, perbaikan dalam metode kerja, serta efisiensi dalam melakukan procurement yang dilakukan Hutama Karya.

Saat ini, Hutama Karya telah mencatatkan perolehan gross profit margin, dan nett profit margin (NPM) yang positif, masing-masing 17,62 persen, dan 13,65 persen.

Angka ini lebih tinggi dari pencapaian tahun 2018 yang masing-masing hanya sebesar 10,15 persen, dan 8,23 persen.

Baca juga: Ekspedisi Kompas.com Merapah Trans Sumatera 2019 Dimulai

Direktur Utama Hutama Karya Bintang Perbowo mengatakan, sampai dengan September 2019, Hutama Karya telah mengoperasikaan Ruas Tol Medan-Binjai, Palembang-Simpang Indralaya, dam Bakauheni-Terbanggi Besar.

Hingga akhir tahun ini, salah satu ruas Jalan Tol Trans Sumatra yaitu Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung sepanjang 189 kilometer akan beroperasi penuh dan diresmikan Presiden Joko Widodo pada akhir tahun 2019.

"Adapun sisa 33 kilometer dari ruas tersebut yaitu Kayu Agung-Betung yang konsesinya dimiliki oleh pihak lain akan tersambung hingga Palembang," terang Bintang dalam keterangan tertulis kepada Kompas.com, Senin (4/11/2019).

Ketika keseluruhan ruas ini tersambung, lanjut dia, dapat dipastikan jarak tempuh Lampung-Palembang akan semakin dekat.

Sementara ruas tol lainnya yang bakal dibuka pada awal tahun 2020 adalah ruas Pekanbaru-Dumai sepanjang 131 kilometer yang saat ini progres konstruksinya telah mencapai 77,42 persen.

Dengan demikian, Hutama Karya akan mengoperasikan lima ruas tol dengan panjang 495 kilometer.

Bintang menyatakan optimismenya, bahwa Hutama Karya dapat menyelesaikan pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera sampai tahun 2024.

"Selain itu, kami juga siap mengerjakan berbagai macam proyek strategis nasional (PSN) lainnya, seperti pembangunan infrastruktur di ibu kota baru di Kalimatan Timur," tuntas Bintang.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X