Indonesia Siap Sinergikan "Master Plan on ASEAN Connectivity" dan BRI

Kompas.com - 04/11/2019, 14:28 WIB

Terbukti dari sjeumlah pipeline pengembangan hingga 2024 mendatang yang tendernya sudah berjalan, sebagian besar masih dipegang oleh investor eksisting.

"Mereka, terutama investor Indonesia, belum akan melakukan divestasi," tuntas Danang.

Sebelumnya diberitakan, Presiden Joko Widodo mengajak Pemerintah China untuk hadir dalam penyelenggaraan Indo-Pacific Infrastructure and Connectivity Forum yang akan diselenggarakan di Indonesia pada 2020.

Ajakan tersebut disampaikan Jokowi saat berbicara dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-22 ASEAN-RRT yang diselenggarakan di Impact Exhibition & Convention Center, Bangkok, Thailand, Minggu (3/11/2019).

Jokowi juga mengharapkan adanya peluang kerja sama APT dengan China. Salah satu bentuk kolaborasi yang bisa dilakukan yaitu dengan menyinergikan Master Plan on ASEAN Connectivity (MPAC) 2025 dan Belt and Road Initiative (BRI).

 

 

 

Artikel sebelumnya berjudul: "Presiden Jokowi Ajak China Hadiri Indo-Pacific Infrastructure and Connectivity Forum 2020", penulis: Dani Prabowo, editor Icha Rastika.

 

 

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.