Dekat Kampus, Harga Sewa Unit Serpong Garden Apartment Bakal Tinggi

Kompas.com - 03/11/2019, 17:02 WIB
Hutama Anugrah Propertindo (HAP) lakukan groundbreaking untuk memulai pembangunan tower Diamanta atau tower ketiga proyek Serpong Garden Apartment (Segar) di Cisauk, Serpong, Tangerang, Sabtu (2/11/2019). Dok HAPHutama Anugrah Propertindo (HAP) lakukan groundbreaking untuk memulai pembangunan tower Diamanta atau tower ketiga proyek Serpong Garden Apartment (Segar) di Cisauk, Serpong, Tangerang, Sabtu (2/11/2019).
Editor M Latief

SERPONG, KOMPAS.com - Pengembang properti PT Hutama Anugrah Propertindo (HAP) melakukan ground breaking untuk memulai pembangunan tower Diamanta atau tower ketiga proyek Serpong Garden Apartment (Segar) di Cisauk, Serpong, Tangerang, Sabtu (2/11/2019).

HAP merupakan perusahaan pengembang kolaborasi antara PT Harapan Inti Persada Indah (HIPI) dan Karya Cipta Group. HAP sendiri sebelumnya sudah menunjuk konsorsium perusahaan konstruksi asal China yaitu CSCEC Strait atau China Strait Construction Engineering.

Direktur PT Hutama Anugrah Propertindo, Stanislas Hartanto, menuturkan dengan dilakukannya peletakkan batu pertama itu proyek Segar yang mengusung tagline Smart Japanese Transport Oriented Living itu bakal segera dibangun.

"Kami rencanakan serah terima konsumen secara bertahap pada akhir 2021 hingga pertengahan 2022," papar Stanislas. 

Mengusung konsep transit oriented development ( TOD), proyek Serpong Garden Apartment dikembangkan di lahan seluas 2,7 hektar dan. Proyek ini akan terdiri dari 5 tower apartemen dengan total luas bangunan mencapai 171.000 m2.

"Perkiraan total investasinya Rp1,2 triliun. Proyek ini akan merangkum sekitar 5.000-an dan dibangun dalam beberapa tahapan masa pengembangan selama 5 tahun ke depan," tambah Stanislas.

Clements Papin Iswara, GM Marketing Serpong Garden Apartment, pada jumpa pers peletakkan batu pertama itu menambahkan bahwa kawasan Serpong Garden memang sudah terintegrasi langsung dengan kawasan Stasiun Commuterline Cisauk dan akan dihubungkan dengan jembatan atau skybridge. Integrasi ini diharapkan akan memudahkan penghuni menuju ke sentral bisnis di Jakarta, Sudirman, dan CBD.

"Pengembangan konsep TOD itu kan memaksimalkan fasilitas hunian, bisnis dan hiburan yang dapat diakses dengan mudah, karena terintegrasi dengan layanan trasnportasi umum stasiun, terminal dan pasar modern. Ini yang akan jadi kekuatannya," ujar Clements.

Clements menjelaskan, sebagai tahapan pertama pihaknya sudah memasarkan tower Cattleya sebagai tower pertama dan Bellerosa, tower kedua. Harga terendah yang ditawarkan itu mulai Rp200 jutaan hingga Rp300 jutaan.

Menyusul penjualan Cattleya dan Bellerosa, lanjut Clements, saat ini pihaknya juga sudah memasarkan tower ketiga, yaitu Tower Diamanta, sebanyak 704 unit. Unit-unit di tower ini ditawarkan dengan konsep smart home ready dan dilengkapi akses kunci antipanik.

Diamanta terdiri dari 3 tiga tipe unit, mulai studio (SG 20 sqm) hingga dua kamar tidur dengan harga mulai Rp300 jutaan.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X