Kompas.com - 28/10/2019, 09:00 WIB

 

Di antaranya adalah Segmen II Nabire-Wagete-Enarotali 275,5 kilometer, dan Segmen IV Jayapura-Elelim-Wamena 447 kilometer.

Sementara sepanjang 1.465,46 kilometer masih dalam kondisi tanah, dan jaringan padat.

Adapun sisa hutan yang belum dibuka alias belum tembus untuk kebutuhan jalan ini sepanjang 5,50 kilometer ada di Segmen III yakni Enarotali-Ilaga-Mulia-Wamena.

Baca juga: 4.330 Kilometer Jalan Trans-Papua Tembus Tahun 2020

"Kami menargetkan akhir 2019, seluruhnya sudah tersambung," cetus Osman.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, kehadiran Jalan Trans Papua tidak semata menghubungkan provinsi Papua dengan Papua Barat, melainkan juga membuka daerah atau wilayah yang terisolasi.

"Dengan demikian, jalur konektivitas ini bisa menurunkan angka kemahalan. Mulai dari pengurangan biaya logistik, barang, dan jasa, juga kawasan-kawasan ekonomi baru bisa tumbuh," kata Basuki.

 

 

 

 

 

 
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.