Jadi Menteri Lagi, Basuki Kelola Anggaran Rp 120 Triliun

Kompas.com - 24/10/2019, 10:00 WIB
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono sebelum pelantikan menteri-menteri Kabinet Indonesia Maju di Istana Negara, Jakarta, Rabu (23/10/2019). Presiden RI Joko Widodo mengumumkan dan melantik Menteri-menteri Kabinet Indonesia Maju serta pejabat setingkat menteri. KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMOMenteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono sebelum pelantikan menteri-menteri Kabinet Indonesia Maju di Istana Negara, Jakarta, Rabu (23/10/2019). Presiden RI Joko Widodo mengumumkan dan melantik Menteri-menteri Kabinet Indonesia Maju serta pejabat setingkat menteri.

JAKARTA, KOMPAS.com - Basuki Hadimuljono kembali dipercaya untuk menjabat Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) pada Kabinet Indonesia Maju 2019-2024. 

Tahun 2020, Basuki akan mengelola dana APBN sebesar Rp 120,21 triliun. Alokasi anggaran tersebut menjadi yang terbesar kedua setelah Kementerian Pertahanan yang mencapai Rp 127,4 triliun.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Lantas untuk apa saja anggaran tersebut?

Pembangunan infrastruktur sumber daya air bakal memperoleh pos terbesar yakni Rp 43,97 triliun. Sementara untuk menunjang konektivitas anggaran yang dialokasikan sebesar Rp 42,95 triliun.

Baca juga: Kembali Jadi Menteri, Berapa Harta Kekayaan Basuki?

Untuk pembenahan kawasan pemukiman dan perumahan, alokasi anggarannya masing-masing sebesar Rp 22 triliun dan Rp 8,48 triliun.  

Sisanya, akan digunakan untuk pengembangan sumber daya manusia Rp 525,2 miliar, pembinaan konstruksi Rp 725 miliar, pembiayaan infrastruktur Rp 263,8 miliar dan dukungan manajemen, pengawasan serta pengembangan inovasi sebesar Rp 1,08 triliun.

Kementerian PUPR juga ditugaskan untuk mendukung pengembangan lima Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Super Prioritas dengan alokasi anggaran Rp 4,89 triliun.

Sedangkan untuk mendukung pembangunan infrastruktur pendukung PON XX di Papua sebesar Rp 793 miliar dan infrastruktur pendidikan dan pasar sebesar Rp 6 triliun.

Usai dilantik oleh Presiden, Basuki pun memberikan pengarahan kepada jajarannya untuk dapat menjaga amanah sebaik mungkin.

"Kita harus hati-hati membelanjakan uang negara. Mari kita berdoa bersama agar dapat menjalani periode kedua ini dengan selamat dan tetap dipercaya kredibilitas Kementerian PUPR," kata Basuki dalam keterangan tertulis, Rabu (23/10/2019).



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.