Sayembara Desain Ibu Kota Diikuti Banyak Peserta karena Bergengsi

Kompas.com - 22/10/2019, 22:30 WIB
Sejumlah anak bermain di kawasan ibu kota baru, Kecamatan Sepaku, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, ANTARA FOTO/Akbar Nugroho GumaySejumlah anak bermain di kawasan ibu kota baru, Kecamatan Sepaku, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur,

JAKARTA, KOMPAS.com - Mantan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menilai, banyaknya peserta yang mengikuti sayembara gagasan desain ibu kota negara (IKN) karena bergengsi dan prestisius.

Selain itu juga, ego masing-masing yang ingin tampil menjadi yang terbaik, mengalahkan peserta lain.

Saat ini, tercatat sudah ada 762 peserta yang mengikuti sayembara IKN. Dari jumlah tersebut 12 peserta di antaranya berasal dari luar negeri.

Baca juga: Jokowi Surprise Sayembara Desain Ibu Kota Diikuti Banyak Peserta

"Kami sudah melakukan survei kecil-kecilan seperti Cak Lontong. Kenapa banyak sekali peserta, ternyata bukan karena hadiahnya tapi seperti keinginan atau gengsi," kata Basuki usai bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan seperti dilansir dari Kompas TV, Selasa (22/10/2019).

Bagi para ahli, menurut Basuki, masuk nominasi 10 besar saja sudah cukup membanggakan. Sehingga, hal itulah yang dinilai menjadi salah satu faktor pendorong banyaknya peserta yang ikut sayembara.

Presiden pun terkejut mendengar informasi banyaknya peserta ikut andil. Oleh karena itu, Presiden berencana menemui mereka dalam waktu dekat.

"Jadi beliau mungkin akan bicara di depan para peserta supaya ide beliau bisa masuk," sebut Basuki.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X