Jokowi "Surprise" Sayembara Desain Ibu Kota Diikuti Banyak Peserta

Kompas.com - 22/10/2019, 18:36 WIB
Rendering Monumen Pancasila Kementerian PUPRRendering Monumen Pancasila

JAKARTA, KOMPAS.com - Mantan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menyebut, Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkejut banyak peserta yang mengikuti sayembara gagasan desain ibu kota negara ( IKN).

Berdasarkan catatan, hingga 18 Oktober 2019, sudah ada 672 peserta yang mendaftar.

Saat ini, mereka sedang mengikuti tahap penjelasan di Kalimantan Timur untuk melihat kondisi langsung di lapangan.

"Beliau juga tanya progres sayembara IKN. Ternyata beliau surprise, ternyata ini sangat menarik," ucap Basuki usai bertemu dengan Presiden di Istana Kepresidenan, Selasa (22/10/2019).

Baca juga: Pendaftaran Sayembara Desain Ibu Kota Diperpanjang

Kedatangan Basuki ke Istana adalah untuk memenuhi undangan Presiden. Ia menjadi salah satu kandidat menteri yang dipanggil Kepala Negara untuk masuk kembali ke Kabinet Kerja Jilid 2.

Sejauh ini, para peserta dinilai cukup semangat untuk mengikuti sayembara desain IKN ini.

"Kami juga sudah melakukan survei kecil-kecilan seperti Cak Lontong ini, sering survei ini. Kenapa banyak sekali peserta, ternyata bukan karena hadiah," ungkapnya.

Menurut Basuki, para peserta ini tertarik mengikuti sayembara lebih karena gengsi.

"Masuk sepuluh besar saja menurut para ahli sudah membanggakan," sebut Basuki.

Presiden pun berencana menemui para peserta untuk memberikan penjelasan terkait rencana pengembangan kawasan yang akan dilakukan pemerintah di lokasi IKN baru.

"Supaya ide beliau bisa masuk," tandasnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X