6 Developer Sepakat Bentuk Komite Koridor Timur Jakarta

Kompas.com - 01/10/2019, 21:31 WIB
CEO IPW Ali Tranghanda, Direktur PT Summarecon Agung Tbk, Albert Luhur, Direktur PT Jababeka Tbk, Sutedja S. Darmono, Presiden Direktur PT PP Properti Tbk, Taufik Hidayat, Sales & Marketing Director PT Pollux Properti Indonesia Tbk. Maikel Tanuwidjaja, GM Sales & Marketing  PT Sirius Surya Sentosa (Vasanta Innopark) Suranto Tjhai, dan Ketua Umum DPP AREBI Lukas Bong pada talk show bertema Potensi Koridor Timur Jakarta di Menara Batavia, Jakarta, Selasa (1/10/2019). Dok Komite Koridor Timur Jakarta CEO IPW Ali Tranghanda, Direktur PT Summarecon Agung Tbk, Albert Luhur, Direktur PT Jababeka Tbk, Sutedja S. Darmono, Presiden Direktur PT PP Properti Tbk, Taufik Hidayat, Sales & Marketing Director PT Pollux Properti Indonesia Tbk. Maikel Tanuwidjaja, GM Sales & Marketing PT Sirius Surya Sentosa (Vasanta Innopark) Suranto Tjhai, dan Ketua Umum DPP AREBI Lukas Bong pada talk show bertema Potensi Koridor Timur Jakarta di Menara Batavia, Jakarta, Selasa (1/10/2019).
Editor M Latief

JAKARTA, KOMPAS.com - Enam pengembang ternama yang banyak mengerjakan proyek di Timur Jakarta sepakat membentuk Komite Koridor Timur Jakarta. Keenam pengembang itu adalah PT Summarecon Agung Tbk, PT Jababeka Tbk, PT Lippo Cikarang Tbk, PT Sirius Surya Sentosa, PT Pollux Properti Indonesia Tbk, serta PT PP properti Tbk.

Keenam pengembang tersebut sepakat bersinergi untuk menyampaikan berbagai kelebihan atau nilai plus di koridor yang meliputi Bekasi, Cikarang, dan Karawang itu. Mereka menyatakan bahwa lebih dari 60 persen aktivitas perekonomian nasional disumbangkan oleh Koridor Timur Jakarta yang 70 persennya berpusat di Bekasi dan Cikarang.

Saat ini koridor tersebut menjadi jantung penting bagi perekonomian Indonesia yang pada 2018 lalu mencapai Rp14,8 triliun berdasarkan data Produk Domestik Bruto (PDB) dan tumbuh 5,17 persen lebih tinggi dari capaian 2017.

Berbagai pengembang properti juga menyumbang banyak pemenuhan kebutuhan di pasar di koridor tersebut. Summarecon Bekasi tercatat seluas 240 hektar, Pollux Properti Indonesia seluas 45 hektar, PP Properti seluas 28 hektar, Vasanta Innopark seluas 100 hektar, Lippo Cikarang seluas 3400 hektar, serta Jababeka seluas 5600 hektar.

Direktur PT Jababeka Tbk, Sutedja S. Darmono, mengatakan pembentukan komite itu berawal dari tukar pikiran antara sesama pengembang di wilayah timur Jakarta, terutama permasalahan yang sama mengenai image kawasan koridor timur Jakarta, yakni kemacetan dan kawasan industri. Padahal, menurut Sutedja, image itu tidak tepat.

"Sebab, macet itu kan lebih dikarenakan adanya pembangunan infrastruktur dan ke depannya kemacetan itu akan berakhir seiring selesainya pembangunan infratruktur itu sendiri. Di awal 2020 nanti koridor ini diprediksi akan lancar seiring beroperasinya sejumlah infrastruktur transportasi di kawasan ini yang diprediksi efektif untuk mengurangi kemacetan hingga 40 persen," ujar Sutedja usai jumpa pers pembentukan komite tersebut, Selasa (1/10/2019).

Saat ini akan ada 10 infrastruktur baru yang dibangun di koridor ini, yaitu Elevated Toll Road, kereta api double double track, LRT, MRT, kereta cepat Jakarta-Bandung, Cikampek Layang, JORR 2, Jalur Cikampek Selatan, Kereta cepat Jakarta - Surabaya, Pelabuhan Patimban serta Bandara Kertajadi.

"Semua infrastruktur itu sudah cukup lengkap dan tidak ada di wilayah barat Jakarta. Untuk itu, ke depannya komite ini akan bekerjasama untuk membangun bersama. Misalnya, melakukan pemasaran atau kampanye bersama untuk mendobrak image negatif yang selama ini telah berkembang di masyarakat, yaitu kemacetan dan kawasan industri. Dari sani baru nantinya kita akan bergerak ke hal lain, misalnya, pembangunan infrastruktur bersama dan lain-lain," papar Sutedja.

Saat ini, dengan luas mencapai 10.000 hektar, kawasan Koridor Timur Jakarta tumbuh menjadi aset properti yang di dalamnya sudah dilengkapi dengan pusat bisnis, gaya hidup, destinasi hunian, pusat industri, dan pusat lapangan pekerjaan. Kawasan industri ini mampu menyerap jutaan tenaga kerja. Lebih dari 50.000 industri dari setidaknya 30 negara,

Fasilitas kesehatan dan sekolah di kawasan ini pun sudah semakin mudah dijumpai. Bahkan, urusan mencari hotel bintang 3 hingga bintang 5 juga bukan persoalan sulit.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

131 Mobil Tangki Layani 600 SPBU, Ini yang Dilakukan Pertamina Agar 'Zero Accident'

131 Mobil Tangki Layani 600 SPBU, Ini yang Dilakukan Pertamina Agar "Zero Accident"

Ritel
Sinarmas Land Akuisisi Tiga Perusahaan Properti Senilai Rp 347,77 Miliar

Sinarmas Land Akuisisi Tiga Perusahaan Properti Senilai Rp 347,77 Miliar

Berita
Arsitek Wajib Punya STRA, Ini Cara Daftarnya

Arsitek Wajib Punya STRA, Ini Cara Daftarnya

Arsitektur
Pemerintah Bantah UUCK Dorong Alih Fungsi Lahan Sawah

Pemerintah Bantah UUCK Dorong Alih Fungsi Lahan Sawah

Berita
Milenial Dominasi Pembelian Apartemen Rp 300 Jutaan di Citra Landmark

Milenial Dominasi Pembelian Apartemen Rp 300 Jutaan di Citra Landmark

Apartemen
Masyarakat Bisa Laporkan Bangunan Tak Layak Fungsi dan Membahayakan

Masyarakat Bisa Laporkan Bangunan Tak Layak Fungsi dan Membahayakan

Berita
Dana Subsidi Tersedia, Sinyal bagi Pengembang dan Perbankan untuk Kembali Memulai Bisnis Rumah

Dana Subsidi Tersedia, Sinyal bagi Pengembang dan Perbankan untuk Kembali Memulai Bisnis Rumah

Berita
[POPULER PROPERTI] Sertifikat Elektronik dan Konvensional Punya Kedudukan Sama di Mata Hukum

[POPULER PROPERTI] Sertifikat Elektronik dan Konvensional Punya Kedudukan Sama di Mata Hukum

Berita
Berapa Cicilan Rumah Rp 700 Juta Tanpa DP? Temukan Rinciannya

Berapa Cicilan Rumah Rp 700 Juta Tanpa DP? Temukan Rinciannya

Perumahan
Tanggul Citarum Jebol, Jokowi Targetkan Perbaikan Tuntas Dua Hari

Tanggul Citarum Jebol, Jokowi Targetkan Perbaikan Tuntas Dua Hari

Berita
Warga Bandung, Siap-siap IKEA Bakal Buka Gerai Semester I

Warga Bandung, Siap-siap IKEA Bakal Buka Gerai Semester I

Ritel
Jokowi Wajibkan Pengembang Bangun Hunian Berimbang, Baik Skala Besar maupun Kecil

Jokowi Wajibkan Pengembang Bangun Hunian Berimbang, Baik Skala Besar maupun Kecil

Perumahan
Tak Hanya Merancang, Arsitek Dituntut Lakukan Pengkajian Bangunan Gedung

Tak Hanya Merancang, Arsitek Dituntut Lakukan Pengkajian Bangunan Gedung

Berita
Rumah.com Resmi Jadi Penyedia Teknologi Pameran Properti Virtual BTN

Rumah.com Resmi Jadi Penyedia Teknologi Pameran Properti Virtual BTN

Berita
Berikut Prosedur dan Persyaratan Memperoleh PBG sebagai Ganti IMB

Berikut Prosedur dan Persyaratan Memperoleh PBG sebagai Ganti IMB

Berita
komentar di artikel lainnya
Close Ads X