Basuki Hadiri Wisuda Kampus Eks Menteri PU

Kompas.com - 01/10/2019, 13:33 WIB
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono di Jakarta, Jumat (27/9/2019). KOMPAS.com/AKHDI MARTIN PRATAMAMenteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono di Jakarta, Jumat (27/9/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menghadiri wisuda sekaligus dies natalies ke-53 Universitas Pancasila, Selasa (1/10/2019).

Sebelumnya, kampus ini dipimpin oleh Suyono Sosrodarsono, yang tak lain merupakan Menteri PU Kabinet Pembangunan IV (1983-1988).

"Kita semua mengenang Suyono sebagai Ketua Yayasan atau berkiprah di Yayasan Pancasila ini selama 29 tahun," kata Basuki saat menyampaikan sambutan. 

Pada 17 Agustus 2019 lalu, Suyono menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Siloam, Semanggi, Jakarta.

Posisinya sebagai pimpinan yayasan saat ini telah digantikan oleh Siswono Yudo Husodo yang tak lain juga pernah menjabat sebagai Menteri Negara Perumahan Rakyat Kabinet Pembangunan V (1988-1993).

Baca juga: Basuki: Para Penghuni Rusunawa Harus Hidup Toleran

Dalam kesempatan tersebut, Basuki meminta wisudawan dan wisudawati turut mendoakan Suyono yang telah mendahului mereka. 

"Saya meminta silent moment selama satu menit untuk mendoakan beliau agar diampuni dosa-dosanya, diterima segala amal baiknya dan ditempatkan di sisi Allah SWT," ucapnya. 

Suyono lahir di Madiun, Jawa Timur pada 3 Maret 1926 dan menyelesaikan Sekolah Menengah Tinggi di Malang pada 1947. Pada masa yang sama, ia juga tergabung dalam Tentara Republik Indonesia Pelajar (TRIP). 

Setelah menyelesaikan pendidikan teknik sipil di Bandung pada tahun 1955, ia bergabung di Departemen Pekerjaan Umum dan Tenaga Listrik (PUTL) dan ditempatkan di Jawatan Perumahan Rakyat. 

Pada masa itu, Pemerintah Indonesia tengah giat membangun proyek-proyek besar yang hingga kini masih menjadi ikon kebanggaan bangsa seperti Gelora Bung Karno, Jembatan Semanggi, Gedung Conefo (sekarang gedung DPR-MPR), Masjid Istiqlal, Monas dan lainnya.  

Suyono mendapatkan kepercayaan memegang sejumlah jabatan diantaranya proyek irigasi di Sumatera Selatan (1959-1963), Kepala Direktorat Tata Bangunan Departemen PU (1963-1964), Pemimpin Komando Proyek Penanganan Banjir Jakarta (1964-1966), dan menjabat Direktur Jenderal Pengairan terlama (1966-1982).

Saat menjabat Dirjen Pengairan, bendungan yang dibangun diantaranya Bendungan Gajah Mungkur, Selorejo, dan Karangkates.

Setelah itu, ia diangkat sebagai Menteri PU Kabinet Pembangunan IV (1983–1988) pada era Presiden Soeharto dan Wakil Presiden Umar Wirahadikusumah. 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X