Kompas.com - 23/09/2019, 16:19 WIB
Ilustrasi. www.shutterstock.comIlustrasi.

Hal senada disampaikan anggota Fraksi PDI Perjuangan Arif Wibowo. Menurut dia, mayoritas fraksi menolak untuk melanjutkan pengesahan RUU ini. 

"Menolak, jadi tidak jadi disahkan bulan ini. Nanti DPR periode yang akan datang masuk prolegnas 2020-2024, dan prolegnas tahunan 2020," ujarnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Fraksi pendukung Presiden Joko Widodo (Jokowi) ini memberikan delapan catatan di dalam RUU ini.

Salah satunya yaitu RUU ini tidak boleh disusupi jiwa domain verklaring, yang merupakan konsepsi kolonial. 

Domain verklaring adalah suatu pernyataan yang menetapkan suatu tanah menjadi milik negara jika seseorang tidak dapat membuktikan kepemilikannya. 

"Watak domain verklaring ini muncul dalam ketentuan mengenai hak milik, hak guna usaha, hak pakai dan hak pengelolaan," tuntasnya. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.