Tinggal Selangkah, Bandara Kertajati Bisa Dijangkau dari Dua Akses

Kompas.com - 06/09/2019, 11:04 WIB
Bandara Kertajati saat ini memiliki kapasitas 5 juta penumpang per tahun. Kedepannya akan dilakukan pengembangan, sehingga kapasitas meningkat menjadi sekitar 29,3 juta penumpang per tahun. Dok. Humas Angkasa Pura IIBandara Kertajati saat ini memiliki kapasitas 5 juta penumpang per tahun. Kedepannya akan dilakukan pengembangan, sehingga kapasitas meningkat menjadi sekitar 29,3 juta penumpang per tahun.

BANDUNG, KOMPAS.com - Tahapan pengadaan infrastruktur konektivitas berupa akses langsung menuju Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati di Majalengka, tinggal selangkah lagi.

"Harapannya, seluruh proses pembebasan lahan rampung sebelum tahun 2019 berakhir dan tahun depan konstruksinya sudah dimulai," ungkap Kepala Badang Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Danang Parikesit menjawab Kompas.com, Kamis (5/9/2019).

Oleh karena itu, lanjut Danang, dukungan penuh Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) sangat diharapkan guna merealisasikan akses langsung ini.

"Dua akses langsung tersebut akan sangat berdampak signifikan terhadap traffic menuju BIJB Kertajati. Selain itu, juga memudahkan masyarakat untuk melakukan aktivitasnya di sekitar aero city Kertajati," tutur Danang.

Baca juga: Tol Cisumdawu, Jalan Bebas Hambatan Terindah di Indonesia

Selama ini, pengadaan lahan masih menjadi kendala terbesar dalam pembangunan jalan tol maupun akses langsung ke fasilitas infrastruktur vital seperti bandara.

Padahal, jarak tempuhnya hanya sepelemparan batu. Namun, karena terganjal lahan, pembangunan akses langsung tersebut menjadi terhambat.

Terkait hal ini Kepala Dinas Bina Marga Pemprov Jawa Barat A Koswara memastikan dukungan penuh pengadaan lahan.

"Insya Allah, sudah bebas semuanya pada Desember 2019. Selain itu, dukungan provinsi pun akan berupa peningkatan status jalan dari provinsi menjadi jalan nasional guna memperlancar akses eksisting menuju BIJB," imbuh Koswara.

Dua akses

Adapun dua akses yang dimaksud, akan dibuka dari arah Tol Cikopo-Palimanan (Cipali), dan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) yang masing-masing hanya berjarak 6 kilometer dan 2 kilometer.

Menurut Danang, PT Lintas Marga Sedaya (LMS) selaku pengelola Tol Cipali sudah siap mengerjakan akses langsung ini. Kesiapan tersebut menyangkut dana, sumber daya manusia, dan desain.

"Mereka sudah sangat siap. Tinggal menunggu ketersediaan lahannya dan surat rekomendasi dari Pemprov Jabar," kata Danang.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X