Tantangan Strategis Kendaraan Listrik (I)

Kompas.com - 02/09/2019, 11:58 WIB
Mobil listrik mungil Renault Twizy KOMPAS.com/RulyMobil listrik mungil Renault Twizy

Seorang penjual skuter Taiwan mengatakan bahwa untuk setiap 10 konsumen yang membeli skuter listrik, semuanya akan kembali mengajukan keluhan.

Glitches sangat mungkin ditemukan dalam teknologi baru, dan infrastruktur pendukung biasanya tidak memadai sehingga menciptakan perasaan tidak nyaman untuk pengguna pertama.

Word of Mouth dan Social Exposure kemudian memainkan peran dalam memengaruhi  perceived usefulness/benefit  terkait penilaian terhadap skuter listrik. Semakin banyak hal buruk terjadi pada skuter listrik, semakin kecil perceived benefit skuter listrik bagi konsumen potensial dan para pengguna skuter konvensional.

Pengadopsi pertama yang tidak puas pada skuter listrik kemudian dapat dengan mudah beralih kembali ke skuter konvensional, karena saat itu tidak ada sama sekali pembatasan atau larangan untuk membeli skuter konvensional.

Catatan redaksi, kolom ini dikerjakan bersama oleh:

Tryas Agung Praesha, S.T., M.Sc (Eng)
Transport Planner & Researcher
Member of Infrastructure Partnership and Knowledge (IPKC)

Ir Harun Al Rasyid Lubis, Ph.D
Associate Professor ITB
Chairman of Infrastructure Partnership and Knowledge (IPKC)
Founder NCSTT ITB (National Centre for Sustainable Transport Technology)

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X