Harun Alrasyid Lubis
Ketua Umum Masyarakat Infrastruktur Indonesia (MII)

Harun berpengalaman sebagai profesional di bidang akademik, kegiatan penelitian, dan konsultasi selama tiga puluh tahun. Tercatat pernah bekerja sebagai konsultan di PT LAPI ITB, dan perusahaan milik negara, Asian Development Bank (ADB), INDII dan Bank Dunia di bidang kebijakan, dan perencanaan transportasi, operasi, keuangan dan institusi, mencakup transportasi perkotaan dan nasional.

Selain dosen di ITB, Harun menjabat ketua umum Masyarakat Infrastruktur Indonesia (MII), dan Infrastructure Partnership and Knowledge Center (IPKC)

Tantangan Strategis Kendaraan Listrik (I)

Kompas.com - 02/09/2019, 11:58 WIB
Anda bisa menjadi kolumnis !
Kriteria (salah satu): akademisi, pekerja profesional atau praktisi di bidangnya, pengamat atau pemerhati isu-isu strategis, ahli/pakar di bidang tertentu, budayawan/seniman, aktivis organisasi nonpemerintah, tokoh masyarakat, pekerja di institusi pemerintah maupun swasta, mahasiswa S2 dan S3. Cara daftar baca di sini

Bahkan, beberapa dari mereka menggunakan insentif ekonomi dalam berbagai bentuk, misalnya pemberian subsidi untuk konsumen, produsen, atau meningkatkan harga bahan bakar fosil, tergantung dari efektifitas yang diharapkan, serta risiko politik yang dihadapi pemerintah setempat, untuk mendorong konsumen beralih ke KLBB.

Namun, program subsidi tersebut tidak selalu berhasil atau tidak dapat bertahan cukup lama untuk menciptakan transformasi yang berkelanjutan (self-sustaining).

Dari berbagai kasus yang ada, kita dapat melihat beberapa dalam konteks negara-negara di Asia. Di banyak negara Asia, sepeda motor adalah moda transportasi populer yang menjadikan Asia sebagai wilayah dengan populasi sepeda motor terbesar di dunia atau hampir 80 persen penjualan sepeda motor dunia terjadi di Asia.

Oleh karena itu, lebih tepat jika kita memulai dengan fokus pada transisi dari sepeda motor konvensional berbahan bensin ke sepeda motor listrik. Beberapa negara kurang berhasil dan beberapa cukup berhasil dalam mendukung peralihan ke skuter listrik.

Penting juga untuk melihat pendekatan kebijakan yang negara lain lakukan sebagai pembelajaran bagi Indonesia. Namun, dinamika dan eforia tentang kendaraan listrik sebagai bagian dari tesla effect, tidak menutup kemungkinan bahwa pasar otomotif di Asia yang sangat besar juga akan mengikuti tren dan dinamika dunia untuk mengadopsi kendaraan listrik dalam 5-10 tahun ke depan.

Taiwan, salah satu pasar sepeda motor tertinggi, memiliki 15 juta sepeda motor pada 2012 dengan jumlah penduduk dewasa 24 juta jiwa. Jumlah ini merupakan 67 persen market share  kendaraan bermotor pada 2007 yang tumbuh 32,5 persen dalam 10 tahun terakhir (2002 ke 2012).

Dengan tujuan mengurangi polusi udara, pada tahun 1990-an, Administrasi Perlindungan Lingkungan Taiwan (TEPA), memulai program untuk mendukung implementasi pemanfaatan skuter listrik.

Mereka menghabiskan sekitar 10 juta dollar AS selama periode 6 tahun (1998-2003) untuk menyubsidi skuter listrik dalam berbagai bentuk seperti pengurangan pajak untuk produsen, subsidi untuk riset dan pengembangan, kegiatan promosi, pengadaan fasilitas charging points, dan lain-lain.

Pembelian setiap skuter listrik disubsidi dengan nilai rata-rata 800 dollar AS per kendaraan. Dengan semua insentif tersebut, harga skuter listrik dapat menjadi kompetitif dengan skuter konvensional.

Akan tetapi, kebijakan tersebut kurang berhasil untuk memacu permintaan skuter listrik yang berkelanjutan, sehingga subsidi dihentikan pada tahun 2003.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Kabar Terbaru Pembangunan Depo LRT Jabodebek di Bekasi

Ini Kabar Terbaru Pembangunan Depo LRT Jabodebek di Bekasi

Berita
Rekomendasi Rumah Subsidi  di Karawang, Hanya Rp 150 Jutaan Saja

Rekomendasi Rumah Subsidi di Karawang, Hanya Rp 150 Jutaan Saja

Hunian
Akhir Juli, BP Tapera Guyur Rp 310,68 Miliar untuk 2.073 Rumah di Indonesia

Akhir Juli, BP Tapera Guyur Rp 310,68 Miliar untuk 2.073 Rumah di Indonesia

Hunian
Inovasi dan Kreasi Jadi Upaya bagi Damai Putra Group untuk Penuhi Kebutuhan Pasar

Inovasi dan Kreasi Jadi Upaya bagi Damai Putra Group untuk Penuhi Kebutuhan Pasar

Hunian
Presiden Minta Kementerian PUPR Perlebar Jalan Pelabuhan Kijing ke Pontianak

Presiden Minta Kementerian PUPR Perlebar Jalan Pelabuhan Kijing ke Pontianak

Berita
Segera Hadir 442 Rumah Subsidi di Bandung Barat, Cek di Sini

Segera Hadir 442 Rumah Subsidi di Bandung Barat, Cek di Sini

Hunian
Gandeng China, Malaysia Bikin “Logistik Park” Seluas 260 Hektar

Gandeng China, Malaysia Bikin “Logistik Park” Seluas 260 Hektar

Fasilitas
Golden Dacron dan Informa Pasarkan Produk Furnitur Lokal

Golden Dacron dan Informa Pasarkan Produk Furnitur Lokal

Interior
Tengah Direvitalisasi, Terminal Tingkir Bakal Dilengkapi Hotel dan Pusat Belanja

Tengah Direvitalisasi, Terminal Tingkir Bakal Dilengkapi Hotel dan Pusat Belanja

Berita
[POPULER PROPERTI] BPN Serah Terima Proposal Pelepasan Kawasan Hutan ke KLHK

[POPULER PROPERTI] BPN Serah Terima Proposal Pelepasan Kawasan Hutan ke KLHK

Berita
Proyek Rel Simpang Joglo Masuk Tahap 2, Waspadai Kepadatan Lalu Lintas

Proyek Rel Simpang Joglo Masuk Tahap 2, Waspadai Kepadatan Lalu Lintas

Berita
Rusun KEK Tanjung Lesung Rampung, Bikin Pekerja Hemat Ongkos

Rusun KEK Tanjung Lesung Rampung, Bikin Pekerja Hemat Ongkos

Hunian
Ada Relaksasi Aturan Perjalanan, Sektor Transportasi Tumbuh Positif

Ada Relaksasi Aturan Perjalanan, Sektor Transportasi Tumbuh Positif

Berita
KTP Digital Sekaligus NPWP bagi Warga Pangkalpinang Tergantung Server Pusat

KTP Digital Sekaligus NPWP bagi Warga Pangkalpinang Tergantung Server Pusat

Hunian
Bus PPD Sumbang 3 Persen Keterangkutan Stasiun MRT Lebak Bulus, Begini Trik Pengelola

Bus PPD Sumbang 3 Persen Keterangkutan Stasiun MRT Lebak Bulus, Begini Trik Pengelola

Berita
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.