Klarifikasi Sofyan Djalil, Calon Ibu Kota antara Kalteng dan Kaltim

Kompas.com - 23/08/2019, 15:34 WIB
Menteri ATR/BPN Sofyan A Djalil Kompas.com / Dani PrabowoMenteri ATR/BPN Sofyan A Djalil

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Sofyan A Djalil mengklarifikasi pernyataannya sendiri terkait rencana pemindahan ibu kota ke Provinsi Kalimantan Timur ( Kaltim).

Ia menegaskan, hingga kini belum ada keputusan resmi dari Presiden Joko Widodo terkait lokasi pemindahan ibu kota.

Pasalnya, masih ada satu atau dua kajian yang tengah dilakukan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) terkait pemindahan ibu kota.

"Enggak itu tanda kutip saja (pindah ke Kaltim). Perlu saya koreksi," kata Sofyan di Jakarta, Jumat (23/8/2019).

Baca juga: Menteri ATR/BPN: Lokasi Ibu Kota akan Diumumkan Presiden

Seperti diketahui, sejauh ini ada tiga provinsi yang disebut sebagai kandidat lokasi ibu kota baru yaitu Kalimantan Tengah (Kalteng), Kaltim, dan Kalimantan Selatan (Kalsel).

Namun, menurut Sofyan, dari ketiga provinsi tersebut sudah mengerucut ke dua provinsi yang dianggap cukup serius sebagai lokasi ibu kota pengganti Jakarta.

"Yang sudah dilihat secara serius adalah Kalteng dan Kaltim," sebut Sofyan.

Sofyan menambahkan, keputusan akhir pemindahan ibu kota akan diumumkan Presiden setelah kajian yang dilakukan Bappenas selesai.

Sebelumnya, Sofyan sempat menyebut Kalimantan Timur akan menjadi lokasi ibu kota baru. Namun, ia masih menutup rapat informasi lokasi spesifik wilayah ibu kota baru.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X