Waskita Tunggu Kepastian Pemerintah Soal Pemindahan Ibu Kota

Kompas.com - 22/08/2019, 08:00 WIB
Rendering Monumen Pancasila Kementerian PUPRRendering Monumen Pancasila

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah meminta izin Parlemen terkait pemindahan ibu kota negara dari Jakarta ke Kalimantan.

Namun, Presiden belum mengumumkan secara pasti lokasi an provinsi spesifik ibu kota baru berada.

Direktur Operasi PT Waskita Karya (Persero) Tbk Bambang Rianto mengungkapkan, ketertarikannya untuk ikut menggarap proyek tersebut.

Hanya, Waskita masih menunggu kepastian pemerintah, tak hanya dari aspek lokasi tapi juga aturan.

“Setelah regulasi fixed, legal standing-nya fixed, pasti kita berminat,” kata Bambang di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (20/8/2019).

Saat ini, ia menambahkan, emiten konstruksi bersandi WSKT ini masih menunggu skema kerja sama yang ditawarkan pemerintah. Sebab, hal itu akan menjadi acuan bagi perseroan untuk menentukan langkah strategis.

Oleh sebab itu, hingga kini Waskita masih merahasiakan proyek infrastruktur apa saja yang bakal diincar pada pengembangan ibu kota baru tersebut.

“Kita lihat skema bisnisnya untuk masuk kesana. Kan ada KPBU, Public Private Partnertship (PPP) selain memang ada yang ditenderkan sendiri oleh pemerintah dengan menggunakan APBN,” ujarnya.

Baca juga: Ini Dia Gagasan Desain Ibu Kota Baru di Kalimantan

Sebelumnya, Presiden mendorong partisipasi swasta dan BUMN dalam mengembangkan ibu kota baru dengan skema kerja sama pemerintah badan usaha (KPBU). 

Melansir data Bappenas, Senin (19/8/2019), kebutuhan anggaran pemindahan ibu kota mencapai Rp 466 triliun.

Rinciannya, Rp 32,7 triliun digunakan untuk membangun gedung eksekutif, legislatif dan yudikatif dengan menggunakan skema KPBU.

Halaman:


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X