2002 Sekolah dan 195 Madrasah Rusak Bakal Direhabilitasi

Kompas.com - 13/08/2019, 23:11 WIB
Kondisi sekolah rusak di sejumlah wilayah di Tanah Air.Kementerian PUPR Kondisi sekolah rusak di sejumlah wilayah di Tanah Air.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melelang kegiatan rehabilitasi 2002 sekolah tingkat SD, SMP, dan SMU, serta 195 madrasah tingkat Ibtidaiyah, Tsanawiyah dan Aliyah.

Rehabilitasi sekolah merupakan tugas tambahan yang diberikan Presiden Joko Widodo kepada Kementerian PUPR, selain rehabilitasi pasar dan sarana prasarana olahraga.

Rehabilitasi sekolah dikerjakan dalam 234 paket. Hingga Agustus 2019, baru 34 paket atau 616 sekolah yang telah terkontrak. Sedangkan 246 paket dalam proses lelang dan 44 paket lainnya siap lelang.

Sementara itu, rehabilitasi madrasah dikaksanakan dalam 57 paket. Dari jumlah itu, baru enam paket yang telah terkontrak. Adapun 45 paket lainnya dalam proses lelang dan 6 paket sisanya siap untuk dilelangkan.

Baca juga: Seri Gedung Bersejarah: Fakultas Kedokteran UI, Sekolah Kedokteran Pertama Indonesia

Kepala Pusat Pengembangan Sarana Prasarana Pendidikan, Olahraga dan Pasar (Pusat PSPPOP) Iwan Suprijanto mengatakan pengerjaan rehabilitasi sekolah dan madrasah dilakukan secara bertahap dengan mengacu pada kondisi bangunan rusak yang sesuai dengan kriteria. 

Sekolah dan madrasah yang menjadi prioritas untuk ditangani adalah yang berada di wilayah 3T atau terdepan, terluar dan tertinggal, yang termasuk dalam kategori yang sesuai dengan Keputusan Menteri Desa Nomor 126 Tahun 2017 tentang Penetapan Desa Prioritas Sasaran Pembangunan Desa, PDT, dan Transmigrasi.

Persiapan kegiatan pengembangan sarana prasarana pendidikan, olahraga, dan pasar tersebut dilakukan bukan hanya untuk kegiatan yang dilaksanakan sepanjang tahun 2019.

"Hal itu juga mempersiapkan perencanaan pelaksanaan kegiatan hingga tahun 2020 nantinya,” kata Iwan dalam keterangan tertulis, selasa (13/8/2019).

Tahun ini, Kementerian PUPR mendapat alokasi anggaran sebesar Rp 6,5 triliun untuk memperbaiki sekolah, pasar dan sarana olaharaga.

Khusus untuk rehabilitasi sekolah sebesar Rp 3,8 triliun dan madrasah Rp 769,1 miliar.

Halaman:
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
komentar di artikel lainnya
Close Ads X