Investor Asing Ikut Uji Coba Transaksi Tanpa Henti di Jalan Tol

Kompas.com - 12/08/2019, 10:37 WIB
Gardu Tol Brebes Timur Kompas.com / Dani PrabowoGardu Tol Brebes Timur

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah menargetkan regulasi Single Lane Free Flow (SLFF) atau transaksi tanpa henti di jalan tol dapat terbit tahun depan. Saat ini, sejumlah uji coba sedang dilakukan oleh konsorsium dalam negeri dan asing.

"Yang saya lihat sudah ada inisiati yang dilakukan Jasa Marga. Baik yang di Bali maupun bandara sudah kita coba," kata Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Danang Parikesit di Jakarta, Jumat (9/8/2019). 

"Pak Menteri juga sudah mencoba single lane free flow yang dilaksanakan Astra Group, itu juga sudah kami lihat ke sana dan kami coba," imbuh dia.

Sementara, konsorsium luar negeri yang tengah melakukan studi, berasal dari Hungaria. Studi yang dilaksanakan meliputi sistem, teknologi hingga transaksi.

Baca juga: Lelang Teknologi SLFF Jalan Tol Akhir 2019

"Mereka mendapatkan izin untuk studi. Jelas konsorsium yang lead-nya Hungaria, ada beberapa perusahaan lain ikut juga. Kalau ada izin prinsip pengen jadi pemrakarsa kalau dilakukan tender," ucap Danang.

Targetnya, studi yang dilakukan konsorsium tersebut rampung pada September 2019. Setelah itu akan dilaksanakan konsultasi dengan kementerian lain. 

Selain Hungaria, Danang menambahkan, sudah ada perusahaan asal Taiwan dan Korea yang menemuinya. 

"Yang ketemu Pak Herry (mantan Kepala BPJT) sebelumnya juga sudah ada beberapa. Sebenarnya sangat terbuka kalau itu pemrakarasa boleh di-challange perusahaan lain juga," kata Danang.

"Harapan kita awal tahun depan platform single lane free flow sudah mantap sudah kita terbitkan dengan permen," pungkasnya.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X