Tahun Depan, Kuala Tanjung-Parapat Tersambung Tol

Kompas.com - 01/08/2019, 12:00 WIB
Ilustrasi jalan tol. Kementerian PUPRIlustrasi jalan tol.

TOBA SAMOSIR, KOMPAS.com - Jalan Tol Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Parapat ditargetkan selesai secara bertahap pada 2020.

Ruas tol yang menjadi bagian dari Trans Sumatera ini akan memudahkan konektivitas masyarakat terutama yang hendak melakukan perjalanan dari arah Medan menuju kawasan wisata Danau Toba. 

Kepala Balai Besar Penanganan Jalan Nasional (BBPJN) II Medan Sumatera Utara, Selamet Rasidi menjelaskan, dari enam seksi, saat ini baru Seksi I Tebing Tinggi-Inderapura (20,4 km) dan Seksi IV Serbelawan-Pematang Siantar (28,4 km) yang telah dimulai pekerjaan konstruksinya. 

"Jadi ditargetkan pada akhir 2020 itu dari Tebing Tinggi-Siantar sampai Parapat bisa berfungsi. Jadi memang kalau ini berfungsi, diharapkan yang menggunakan jalur darat bisa lebih nyaman dan waktu tempuh bisa lebih cepat," kata Selamet menjawab Kompas.com, Rabu (31/7/2019).

Baca juga: Tumbuhkan Kompetisi, Tiga Akses Kawasan Danau Toba Dibangun

Saat ini, progres konstruksi untuk Seksi I telah mencapai 18,1 persen dan 5,1 persen untuk Seksi IV.

Sementara untuk pembebasan lahannya telah mencapai 63,7 persen untuk Seksi I dan 22,7 persen untuk Seksi IV. 

Adapun untuk Seksi II Kuala Tanjung-Inderapura (15,6 km) saat ini belum dilaksanakan pembebasan lahan.

Sedangkan III Tebing Tinggi-Serbelawan (30 km) kini pembebasan lahannya masing-masing telah mencapai 82 persen. 

Empat seksi pertama ini dikerjakan badan usaha yaitu PT Hutama Marga Waskita, yang merupakan kongsi dari PT Hutama Karya (Persero), PT Jasa Marga (Persero) Tbk dan PT Waskita Toll Road.

Sementara dua seksi berikutnya, Seksi V Pematang Siantar-Seribudolok (22,3 km) dan Seksi VI Seribudolok-Parapat (16,7 km) yang merupakan porsi pemerintah yang digarap dengan skema viability gap fund (VGF), saat ini belum dilakukan pembebasan. 

"Untuk penyelesaian seluruhnya memang ini akan disinkronkan dengan yang ke arah Kuala Tanjung yang merupakan KEK (Kawasan Ekonomi Khusus), dimana pengembangannya nanti dari sini kan menjadi pelabuhan internasional," tutur Selamet.

Kehadiran tol ini diharapkan dapat mendukung keberadaan KSPN Danau Toba. Pasalnya, tol ini akan terkoneksi dengan ruas Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi (MKTT) sepanjang 61,72 kilometer yang telah beroperasi sebelumnya.

Tol MKTT sendiri terkoneksi dengan ruas Belawan-Medan-Tanjung Morawa.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X