Begini Kronologi Amblesnya Underpass Kentungan di Yogyakarta

Kompas.com - 24/07/2019, 10:13 WIB
Mobil Land Rover yang terperosok ke dalam lubang underpass Kentungan yang amblas, dievakuasi, Selasa (23/7/2019). KOMPAS.com/YUSTINUS WIJAYA KUSUMAMobil Land Rover yang terperosok ke dalam lubang underpass Kentungan yang amblas, dievakuasi, Selasa (23/7/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Proyek Underpass Kentungan yang berada Kabupaten Sleman, Yogyakarta, ambles pada Selasa (24/7/2019) siang.

Akibat peristiwa ini, sebuah mobil Land Rover berpelat Australia dan truk pengangkat kayu kaso terguling dan terperosok..

Dalam keterangan resmi yang dikeluarkan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dan PT Istaka Karya (Persero), peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 10.15 WIB.

Tiga truk bermuatan kayu berbaris memasuki jalan ke arah Simpang Kentungan di sisi lajur sebelah kanan yang berada di tepi concrete barrier. Pada saat traffic light menyala warna merah, terjadi antrean di badan jalan di sepanjang lokasi ruas jalan.

Baca juga: Komite K2 Selidiki Amblesnya Underpass Kentungan

"Karena badan jalan tidak mampu menahan beban dari truk, salah satu truk yang bermuatan tersebut terperosok ke arah pekerjaan dan minibus yang berada di depan truk ikut tertarik dan terperosok," demikian tulis keterangan resmi yang dikutip Kompas.com, Rabu (24/7/2019).

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa yang mengakibatkan longsoran sepanjang 15 meter, lebar 1,5 meter dan kedalaman 3 meter tersebut.

Dua orang pengemudi dan penumpang truk, serta tiga orang penumpang minibus selamat dan tidak mengalami luka-luka.

"Pada pukul 16.00 WIB, truk dan minibus sudah dapat dievakuasi," imbuh keterangan tersebut.

Usai peristiwa, saat ini telah dilakukan penguatan dan penimbunan kembali pada jalan yang rusak. Selain itu, pembatas jalan atau concrete barrier digser ke arah luar sehingga jalur tersebut hanya menyisakan satu lajur saja.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Bina Konstruksi Kementerian PUPR Syarif Burhanudin menyatakan, pihaknya telah mengirimkan Komite Keselamatan Konstruksi (Komite K2) untuk menyelidiki peristiwa tersebut.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X