Batam Terancam Kekeringan, Bendungan Sei Gong Dipercepat

Kompas.com - 21/07/2019, 19:00 WIB
Bendungan Sei GongKementerian PUPR Bendungan Sei Gong

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan, Kota Batam akan mengalami defisit air dalam beberapa tahun ke depan.

Cepatnya pertumbuhan kawasan diiringi dengan jumlah penduduk tidak sebanding dengan pasokan air yang ada.

Guna mengatasi persoalan tersebut, pemerintah membangun Bendungan Sei Gong di Kelurahan Sijantung, Kecamatan Galang, Kepulauan Riau.

Kehadiran bendungan tersebut juga untuk memenuhi kebutuhan air baku bagi Kota Batam yang menjadi pusat pertumbuhan ekonomi di provinsi tersebut.

"Oleh karena itu penting untuk mengoptimalkan potensi air yang tersedia, salah satunya dengan menampung aliran Sungai Gong. Pastinya Kota Batam dan sekitarnya akan menikmati manfaatnya," kata Basuki dalam keterangan tertulis, Sabtu (20/7/2019).

Baca juga: Proyek Strategis Nasional Waduk Sei Gong Dinilai Cacat Hukum

Direktur Jenderal Sumber Daya Air (SDA) Hari Suprayogi menjelaskan, tingkat curah hujan di seluruh Indonesia diperkirakan mencapai 2,8 triliun meter kubik per tahun.

"Namun untuk Kepulauan Riau kira-kira hanya sebesar 0,2 persen dari jumlah tersebut. Hadirnya Bendungan Sei Gong akan menambah tampungan air di Kepulauan Riau dengan daya tampung 11,8 juta meter kubik untuk menyuplai air baku sebesar 400 liter per detik yang akan diolah di instalasi pengolahan air di Kota Batam," terang Hari.

Proses pengisian air atau impounding bendungan tipe estuari atau bendungan muara ini telah dimulai sejak Jumat (19/7/2019).

Setelah bendungan terisi penuh, akan dilakukan desalinasi atau proses menghilangkan kadar garam berlebih dalam air untuk mendapatkan kualitas air tawar yang baik.

Halaman:
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
komentar di artikel lainnya
Close Ads X