Pasokan "Co-working Space" di Jakarta Terus Meningkat

Kompas.com - 17/07/2019, 15:11 WIB
Salah satu ruang di co-working space JustCo di Sequis Tower, Jakarta. KOMPAS.com/ERWIN HUTAPEASalah satu ruang di co-working space JustCo di Sequis Tower, Jakarta.

JAKARTA, KOMPAS.com - Ekspansi ruang kerja bersama atau co-working space diperkirkan masih akan terus terjadi dalam beberapa waktu ke depan. Tingginya permintaan, mendorong pasokan co-working space cukup tinggi.

Dari hasil riset Jones Lang Lasalle (JLL) Indonesia, peningkatan pasokan co-working space terjadi baik di kawasan maupun di luar pusat bisnis Jakarta.

Semester I-2019, pasokan co-working space di kawasan CBD seluas 170.000 meter persegi, meningkat 6 persen dibandingkan semester II-2018.

"Peningkatan ini terjadi merata hampir di seluruh kawasan CBD, mulai dari Surdirman, Thamrin, maupun Gatot Subroto," ucap Head of Research JLL Indonesia James Taylor saat paparan di Jakarta, Rabu (17/7/2019).

Baca juga: Operator Menjamur, Pasar Co-working Space Domestik Masih Menjanjikan

WeWork, ucap Taylor, menjadi pemain internasional yang paling aktif melakukan ekspansi ruang co-working space baru di kawasan ini yaitu hampir 75 persen dari total pasokan. Sementara, posisi berikutnya disusul Go Work yang mencapai 24 persen.

Sementara di luar CBD, jumlah pasokan co-working space mencapai 50.300 meter persegi atau meningkat 36 persen.

Pemain lokal seperti CoHive cukup bersaing dengan WeWork dalam melakukan ekspansi ruang-ruang baru di sejumlah kawasan seperti di TB Simatupang dan utara Jakarta.

"Ekspansi ini terjadi terutama untuk perkantoran Grade B dan C," kata James.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X