Baru 23 Persen, Tol Pettarani Dijanjikan Bisa Dilintasi Mudik 2020

Kompas.com - 16/07/2019, 14:35 WIB
Kepala BPJT Danang Parikesit KOMPAS.com / DANI PRABOWOKepala BPJT Danang Parikesit

JAKARTA, KOMPAS.com - Konstruksi Tol Layang Andi Pangerang (AP) Pettarani di Makassar sepanjang 4,3 kilometer ditargetkan rampung sebelum Lebaran 2020. Saat ini, progres konstruksi tol yang dibangun sejak 2017 lalu itu baru mencapai 23 persen.

Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Danang Parikesit menuturkan, rencana penyelesaian tol layang pertama di Indonesia dengan teknologi kantilever (double decker) ini mundur dari jadwal yang telah ditentukan.

"Kita lihat di Pettarani itu kan kita bicara tentang percepatan proses juga. Kalau original jadwal awal kan Februari, kemudian mereka sekarang ini mengajukan lagi bulan Juli selesai kontruksi," kata Danang menjawab Kompas.com, pekan lalu.

Padahal, menurut dia, bila jalan berbayar itu selesai sesuai dengan keinginan kontraktor, PT Bosowa Marga Nusantara (BMN), maka tidak dapat dimanfaatkan pada saat musim lebaran mendatang.

Baca juga: Rekomendasi Belum Dipenuhi, Tol BORR Tetap Disetop

Oleh karena itu, ia meminta, kontraktor dapat mempercepat pekerjaan konstruksi.

"Kami harapkan memang Jalan Tol Pettarani ini bisa selesai sebelum lebaran tahun depan, paling tidak difungsionalkan," sambung Danang.

Salah satu faktor kritis yang menyebabkan lambannya proses konstruksi yakni pemasangan girder. Saat ini, masih ada 74 girder yang belum terpasang.

Padahal, untuk memasang sebuah girder dibutuhkan waktu hingga empat hari. Dari sisi peralatan, menurut Danang, alat kerja yang ada saat ini sudah cukup mumpuni untuk membantu proses pemasangan.

Sementara, bila harus melakukan pengadaan atau peminjaman peralatan baru, maka membutuhkan waktu yang lama hingga enam bulan. Pasalnya, peralatan yang dibutuhkan tidak ada di Indonesia.

"Jadi menurut saya tidak realistis kalau menambah alat. Yang bisa dilakukan adalah bisa mempercepat proses tapi tetap mempertahankan keselamatan konstruksi. Saya minta kalau mereka bisa menghemat tiga hari saja, itu yang mau kita kejar," jelas Danang.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X