36 Karya Menerima Penghargaan Properti Indonesia Award

Kompas.com - 11/07/2019, 14:15 WIB
Ada empat kategori peraih penghargaaan yang diberikan PIA tahun ini, yaitu Kategori Property Development, Special Award, The Inspiring Person serta Property Supporting Business.Dok PIA Award Ada empat kategori peraih penghargaaan yang diberikan PIA tahun ini, yaitu Kategori Property Development, Special Award, The Inspiring Person serta Property Supporting Business.

JAKARTA, KOMPAS.com - Sebanyak 36 karya properti tahun ini menerima penghargaan Properti Indonesia Award ( PIA) 2019, Rabu (10/7/2019) malam tadi di Ballroom Intercontinental Jakarta, Pondok Indah.

Ada empat kategori peraih penghargaaan yang diberikan PIA tahun ini, yaitu Kategori Property Development, Special Award, The Inspiring Person serta Property Supporting Business.

Hendry Tamzel, pendiri and CEO of Hentz Solution sekaligus praktisi properti yang menjadi dewan juri PIA 2019 mengatakan para penerima penghargaan itu telah melalui proses penyeleksian panjang. Para kandidat didapatkan berdasarkan sejumlah kuesioner yang dikirimkan kepada para pelaku industri properti sejak 1 Januari 2019 sampai 31 Maret 2019.

Sejumlah data dari kuesioner itu kemudian dievaluasi pada 1 April – 30 Juni 2019 oleh tim juri yang terdiri atas pengamat properti, akademisi, para editor di bidang properti serta sejumlah tokoh kompeten di bidang properti, termasuk melibatkan beberapa asosiasi di industri terkait.

"Kriterianya mencakup visi dan konsep, gagasan, inovasi, kepeloporan, performa bisnis, CSR, dan banyak lagi. Setelah itu kami evaluasi beberapa kali untuk membahas dan menyeleksi daftar kandidat yang masuk dalam kategori shortlisted dan akhirnya 36 penerima penghargaan," jelas Hendry.

Direktur PT Total Megah MediaNusa penerbit Majalah Properti Indonesia, Said Mustafa, menambahkan apresiasi diberikan berdasarkan metodologi survei mengikuti kriteria keunggulan dari segi prestasi, inovasi, kreativitas, kualitas, reputasi, dan lain-lain.

"Ini serial penghargaan ketujuh dalam rentang delapan tahun terakhir, dan ini sebetulnya bukan kompetisi, tapi lebih kepada penghargaan atas dedikasi dan kontribusi orang-orang kreatif di industri properti dan turunannya. Kreatif dan inovatif di tengah situasi ekonomi yang belum kondusif sehingga industri strategis tetap bergulir dan kuat terhadap lebih dari 174 sub-sektor industri pendukung lainnya," tambah Said.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


EditorLatief
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X