Ini Konsep RSPI Bintaro, Nominator "World Architecture Festival 2019"

Kompas.com - 10/07/2019, 13:00 WIB
RSPI Bintaro Jaya DOK.PRIBADI/RSPI BINTARO JAYARSPI Bintaro Jaya

Namun ada beberapa fasilitas yang berbeda, seperti pintu khusus di kamar operasi yang dapat mengontrol tekanan dan udara serta ruang ICU dengan konsep kamar individual.

Untuk mengurangi kesan kaku dan dingin, pada lobi terdapat beberapa karya seni berbentuk binatang dengan ukuran asli.

Bukan hanya itu saja, Yanwar menuturkan, ada banyak karya seni lain yang dipamerkan di seluruh penjuru gedung.

Baca juga: Mengintip Bangunan Sekolah Nominator World Architecture Festival 2018

Karya tersebut antara lain goresan tangan seniman cilik hasil kompetisi menggambar SD yang dipajang di klinik anak, pahatan, dan lukisan termasuk karya pelukis Indonesia Hanafi berjudul Sepanjang Harapan serta seniman lainnya.

Dengan 400 ruangan yang ada di dalamnya, gedung ini dibangun di atas area seluas 12.600 meter persegi. Adapun luas bangunannya mencapai 34.000 meter persegi.

"Kami mengharapkan bangunan rumah sakit ini cukup nyaman sehingga membantu pasien lebih cepat sembuh dan juga sesuai dengan prinsip-prinsip lingkungan rumah sakit yang aman," tuntas Yanwar.

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X