Penyelesaian Tol Manado-Bitung Molor karena Lahan Belum Bebas

Kompas.com - 05/07/2019, 20:00 WIB
Tol Manado-Bitung Kementerian PUPRTol Manado-Bitung

JAKARTA, KOMPAS.com - Penyelesaian proyek Tol Manado-Bitung dipastikan mundur dari target. Belum rampungnya proses pembebasan lahan mengakibatkan ngaretnya penyelesaian proyek tersebut.

Sedianya, jalan tol pertama di Sulawesi Utara itu selesai akhir 2019. Namun karena proses pembebasan lahan sepanjang 13 kilometer belum selesai, maka diharapkan proyek dengan investasi Rp 6,19 triliun yang dibangun dengan skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) ini selesai pada April 2019.

Baca juga: Progres Pembebasan Lahan Tol Manado-Bitung Tembus 95 Persen

"Ini akan mendorong perekonomian di Bitung berkembang," kata Presiden Joko Widodo dalam keterangan tertulis, Jumat (5/7/2019).

Presiden Joko Widodo didampingi Menteri PUPR Basuki Hadimuljono saat mengecek kondisi Tol Manado-Bitung.Kementerian PUPR Presiden Joko Widodo didampingi Menteri PUPR Basuki Hadimuljono saat mengecek kondisi Tol Manado-Bitung.

Tol ini diharapkan tidak hanya memudahkan akses barang dan jasa ke Pelabuhan Internasional Bitung yang menjadi salah satu pintu ekspor bagi kawasan Indonesia timur.

Kehadiran tol ini juga diharapkan mendukung sektor pariwisata di provinsi ini khususnya di Pulau Lembeh.

"(Tol ini) akan mendukung keduanya, pariwisata dan industri. Pariwisata baru di Pulau Lembeh dan mendukung industri terutama industri perikanan dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bitung sebagai akses Pelabuhan," imbuh Presiden.

Tol Manado-BitungKementerian PUPR Tol Manado-Bitung

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, untuk mendukung pariwisata di Pulau Lembeh, pada 2020 akan dibangun sebuah jembatan yang menghubungkan ke Pelabuhan Bitung sepanjang 1 kilometer dengan kebutuhan anggaran Rp 500 miliar.

"Nantinya, tol ini tidak hanya terkoneksi untuk pelabuhan dan KEK Bitung dan Tanjung Pulisan- Likupang saja akan tetapi juga untuk kawasan pariwisata Pulau Lembeh, yang dapat di akses melalui pelabuhan Bitung," kata Basuki.

Kehadiran tol ini telah dinantikan masyarakat lantaran dapat memangkas waktu tempuh Manado ke Bitung dan sebaliknya dari saat ini sekitar 90-120 menit, menjadi sekitar 30 menit.

Selain itu, juga dapat mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas di jalan arteri yang sudah mulai mengalami kepadatan.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X