Pemerintahan Baru Harus Jamin Program Sejuta Rumah Bebas Kumuh

Kompas.com - 28/06/2019, 19:41 WIB
Rusun Nelayan Dompu Dok. Kementerian PUPRRusun Nelayan Dompu

JAKARTA, KOMPAS.com - Memastikan kualitas program sejuta rumah menjadi salah satu pekerjaan rumah bagi pemerintahan baru ke depan.

Pemerintah tak bisa hanya mengejar target jumlah hunian, tanpa memperhatikan kualitasnya.

Pada tahun 2018, untuk pertama kali program satu juta rumah yang digagas Presiden Joko Widodo, dapat menembus target.

Hingga akhir tahun, capaian program ini sejumlah 1.114.608 unit, dengan rincian 69 persen atau 767.628 unit hunian dibangun bagi kalangan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Sedangkan, 31 persen sisanya atau sekitar 346.980 unit merupakan hunian bagi non-MBR. Sementara itu, hingga Mei 2019, capaian program ini telah menyentuh angka 400.500 unit.

"Program satu juta rumah Insya Allah akan dilanjutkan dan ditingkatkan lebih baik lagi dan diharapkan dapat mendorong peningkatan sektor properti dan sektor lainnya dalam membatu pertumbuhan ekonomi nasional," ucap Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR, Khalawi Abdul Hamid, kepada Kompas.com, Jumat (28/6/2019).

Baca juga: Hingga Mei 2019, Sejuta Rumah Tembus 400.500 Unit

Khalawi menanggapi putusan Mahkamah Konstitusi yang menggugurkan permohonan gugatan sengketa hasil pemilu yang diajukan kandidat 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Dengan putusan tersebut, MK menguatkan hasil Pilpres 2019 dimana kandidat petahan, Joko Widodo-Ma'ruf Amin, keluar sebagai pemenangnya.

Di bawah kepemimpinan petahana, ia menuturkan, pembangunan perumahan telah dilakukan cukup masif di bawah bendera program satu juta rumah.

"Ke depan bukan hanya sejuta setahun, tapi bisa lebih besar lagi guna merumahkan rakyat (MBR) dan pemukiman bebas kumuh serta menata kota yang nyaman dan aman serta asri," ucapnya.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X