Pasca-putusan MK, Pengembang Harapkan Bisnis Properti Pulih

Kompas.com - 27/06/2019, 11:55 WIB
Cakrawala Jakarta, Indonesia. Hilda B Alexander/Kompas.comCakrawala Jakarta, Indonesia.

JAKARTA, KOMPAS.com - Berakhirnya Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 yang ditandai dengan putusan sidang sengketa hasil pemilu oleh Mahkamah Konstitusi pada Kamis (27/6/2019), diharapkan dapat memberikan angin segar bagi sektor properti.

"Kita punya bulan-bulan ini kurang bagus, karena ketegangan. We hopefully pasar kembali bagus setelah pilpres," ucap Direktur Utama PT Ciputra Development Tbk Candra Ciputra di Jakarta, Rabu (26/6/2019).

Menurut dia, baik buruknya pasar properti Tanah Air sangat dipengaruhi oleh stabilitas politik dan keamanan dalam negeri.

Oleh karena itu, ia berharap, seiring selesainya Pemilu 2019, ketegangan yang terjadi di masyarakat dalam beberapa waktu terakhir dapat segera mereda.

Kendati suhu perekonomian global menghangat yang dipicu perang dagang  Amerika Serikat dengan China, menurut Candra, sejumlah langkah strategis yang telah dilakukan Bank Indonesia sejauh ini sudah cukup baik.

Baca juga: Ciputra Tebar Deviden Rp 185 Miliar

"Sejak Gubernur BI baru Pak Perry itu sudah banyak perubahan. Sebagai central bank tentu sangat hati-hati," kata dia.

"Policy-nya satu demi satu, per triwulan. Tapi arah interest rate-nya menurun, juga government policy  mulai mengarah mendorong properti," imbuh Candra.

Sementara itu, Direktur Ciputra Development Budiarsa Sastrawinata berharap, pembangunan infrastruktur yang terus digenjot pemerintah dapat menjadi salah satu pemantik gairahnya pasar properti.

Apalagi, pangsa pasar hunian dengan rentang harga di bawah Rp 1 miliar yang kini masuk dalam kategori hunian terjangkau, cukup besar.

"Kita melihat (hunian dengan harga tersebut) menjadi satu kebutuhan yang tidak akan terganggu. Ditambah infrastruktur yang dibangun pemerintah itu membuat daerah-daerah yang sebelumnya tidak terjangkau menjadi terjangkau khususnya perumahan," kata Budi.

Baca juga: Semester II, Ciputra Luncurkan 4 Proyek Baru

Untuk diketahui, emiten properti berkode CTRA itu berhasil membukukan pendapatan sebesar Rp 1,647 triliun pada kuartal pertama 2019. Pendapatan ini naik 21 persen bila dibandingkan kuartal yang sama pada tahun lalu.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X