Mengenal "Solid Wood" dan Beragam Manfaatnya untuk Furnitur

Kompas.com - 17/06/2019, 20:06 WIB
Kayu solid sendiri adalah kayu utuh dari atas sampai bawa dengan ketebalan sekitar 15 centimeter. Kayu yang biasa digunakan untuk solid, adalah Jati, Merbau, Kempas, Sonokeling. Kayu solid sendiri adalah kayu utuh dari atas sampai bawa dengan ketebalan sekitar 15 centimeter. Kayu yang biasa digunakan untuk solid, adalah Jati, Merbau, Kempas, Sonokeling.

KOMPAS.com - Solid wood adalah kayu yang diolah secara langsung. Jenis kayu ini cukup digemari karena memiliki ketahanan dan keawetan yang tinggi.

Berdasarkan keterangan tertulis Bramble Furniture yang diterima Kompas.com, Minggu (16/6/2019), solid wood atau kayu solid memiliki beberapa kelebihan seperti ketahanan.

Kayu jenis ini dapat bertahan hingga lebih dari 15 tahun, tentunya tergantung cuaca dan kondisi perawatan.

Lebih dari itu, kayu solid juga mempunyai ketahanan yang tinggi terhadap air asalkan tidak terendam selama berbulan-bulan di dalam air.

Jenis kayu ini juga merupakan pilihan yang baik untuk perabot karena kualitasnya dapat diukur dengan berbagai macam warna dan pilihan.

Dalam arsitektur, kayu solid dapat memberikan kesan hangat pada ruangan dan mudah diproses dengan beragam desain.

Meski begitu, jenis kayu ini pun juga memiliki beberapa kekurangan. Hal-hal seperti paparan asinar matahari, suhu tinggi, dan tingkat kelembaban turut memengaruhi kualitas furnitur.

Lebih lanjut, solid wood terbagi ke dalam beberapa jenis seperti:

Kayu mahoni

Jenis kayu ini memilii warna merah muda pada bagian tenganya. Tak hanya merah muda, ada pula kayu yang berwarna merah tua, sementara bagian tepi kayu berwarna putih.

Meski memiliki kualitas yang mumpuni, namun jangan ditempatkan langsung dan bersentuhan dengan tanah. Ini karena kelembaban dan rayap dikhawatirkan dapat merusak kayu.

Kayu jati

Kayu jati merupakan bahan favorit karena memiliki lapisan minyak yang membuatnya menjadi tahan air. Selain itu, kayu dapat bersinar lebih cerah jika dibiarkan dalam jangka waktu lama di luar ruangan.

Keunggulan lain adalah tingkat kelunakannya yang cukup tinggi. Hal ini membuat kayu dapat dengan mudah diukir.

Meski lunak, serat yang terkandung di dalamnya cukup tebal sehingga tahan terhadap benturan.

Halaman:
Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X