Puncak Arus Mudik, 47.981 Kendaraan Melintas di Tol Solo-Ngawi

Kompas.com - 02/06/2019, 13:03 WIB
Gerbang Tol Ngemplak di ruas Tol Solo-Ngawi. KOMPAS.com/LABIB ZAMANIGerbang Tol Ngemplak di ruas Tol Solo-Ngawi.

JAKARTA, KOMPAS.com - Peningkatan arus kendaraan di ruas Tol Solo-Ngawi, terjadi pada saat puncak arus mudik yang diprediksi terjadi pada 31 Mei dan 1 Juni 2019.

Direktur Utama PT Jasamarga Solo Ngawi (JSN) Ari Wibowo mengungkapkan, kenaikan lalu lintas harian rata-rata (LHR) tertinggi terjadi pada Sabtu kemarin, dimana tak kurang dari 47.981 kendaraan melintasi ruas tol ini.

"Terjadi kenaikan LHR transaksi rata-rata 77,63 persen dari LHR transaksi (normal) sebesar 31.163 kendaraan," ungkap Ari, Minggu (2/6/2019).

Baca juga: Rekor Baru, Lalu Lintas Mudik Lewat GT Cikatama Meroket 367 Persen

Peningkatan tersebut, bahkan lebih tinggi dari prediksi JSN sebelumnya yaitu sekitar 41.000 kendaraan yang akan melintas saat puncak arus mudik.

Sementara itu pada 31 Mei, realisasi LHR mencapai 32.471 kendaraan atau naik hingga 58,35 persen dibandingkan LHR normal yang hanya 17.985 kendaraan.

Meski mengalami kenaikan, kondisi ruas tol masih cukup memadai untuk dilalui pemudik. Terlebih kondisi rest area yang tersebar di enam titik yaitu KM 519A, KM 519B, KM 538A, KM 538B, KM 575A dan KM 575B.

Untuk diketahui, kondisi kedua rest area di KM 575 masih dalam status fungsional lantaran masih dalam tahap penyelesaian.

"Lokasi parkir dan persediaan BBM masih mencukupi. Kondisi antrian ramai lancar," kata dia.

Untuk mengurangi antrian saat transaksi, PT JSN sebelumnya telah menambah 14 gardu satelit di GT Colomadu dan Ngempal.

Kedua GT tersebut dinilai akan menjadi akses utama kendaraan baik dari arah barat maupun timur untuk menuju ke arah Solo atau Yogyakarta.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X