Kepadatan Terdistribusi, Puncak Arus Mudik Bergeser

Kompas.com - 01/06/2019, 20:35 WIB
Situasi lalu lintas di Jalan Tol Jakarta-Cikampek KM 62 jelang rest area, Sabtu (1/6/2019). Saat ini tengah diterapkan rekayasa lalu lintas contraflow dari KM 29 hingga KM 70. GARRY ANDREW LOTULUNG/KOMPAS.comSituasi lalu lintas di Jalan Tol Jakarta-Cikampek KM 62 jelang rest area, Sabtu (1/6/2019). Saat ini tengah diterapkan rekayasa lalu lintas contraflow dari KM 29 hingga KM 70.

CIKAMPEK, KOMPAS.com - Puncak arus mudik Lebaran 2019 yang akan berlangsung pada Jumat (31/5/2019), ternyata meleset dari perkiraan berbagai pihak.

Terbukti, menurut catatan PT Jasa Marga (Persero) Tbk, hingga H-5 Lebaran, kendaraan yang meninggalkan Jakarta melalui Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama baru mencapai 553.116 kendaraan menuju arah Timur, arah Barat dan arah Selatan.

Jumlah ini naik sebesar 32 persen dari lalulintas harian rata-rata (LHR) normal sebanyak 418.263 kendaraan.

Meski naik, menurut Corporate Communication Head Jasa Marga Irra Susiyanti, angka tersebut masih jauh dari prediksi yang mencapai 1,3 juta kendaraan.

"Ini artinya masih terdapat sekitar 800.000-an kendaraan lagi. Kemungkinan kendaraan akan terdistribusi malam ini hingga Minggu (2/6/2019) besok," tutur Irra kepada Tim Merapah Trans-Jawa 4.0 Kompas.com.

Baca juga: Lebih dari Setengah Juta Kendaraan Tinggalkan Jakarta dalam Tiga Hari

Dia menambahkan, catatan volume kendaraan pada Sabtu malam sekitar 70.000-an unit, dengan angka presisi bisa didapatkan setelah pergantian shift pertama rampung.

Hal senada dikatakan Wakil Direktur PT Lintas Marga Sedaya (LMS) Firdaus Azis. Menurut dia, puncak arus mudik kemungkinan terjadi pada Sabtu malam ini dan Minggu besok.

"Kami bisa simpulkan itu karena catatan sementara shift pertama terdapat 36.000 kendaraan. Angka ini tertinggi sejak H-6 mencatat 30.000 kendaraan yang melintasi Tol Cikopo-Palimanan (Cipali)," tambah Firdaus.

Untuk diketahui rekayasa lalu lintas one way diperpanjang hingga KM 414 Gerbang Tol (GT) Kalikangkung Tol Batang-Semarang, Jasa Marga dengan diskresi Kepolisian kembali memaksimalkan lajur contraflow yang sejak pukul 15.15 WIB diperpanjang dari KM 29 Jalan Tol Jakarta-Cikampek.

Jadi saat ini berlaku kombinasi dua rekayasa lalu lintas sekaligus dengan jarak yang sangat panjang, yaitu contraflow di Jalan Tol Jakarta-Cikampek arah Cikampek di titik awal KM 29 sampai dengan KM 70, yang terintegrasi langsung dengan one way di KM 70 Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama sampai dengan KM 414 GT Kalikangkung.

Kompas Video KOMPAS.com - Tim Merapah Trans-Jawa 4 Kompas.com kembali melanjutkan perjalanan ke Probolinggo, Jawa Timur. Probolinggo merupakan satu di antara 3 kabupaten yang dilalui ruas tol Pasuruan-Probolinggo. Tol yang memiliki panjang 31,1 KM ini merupakan akses bagi pemudik lebaran yang ingin singgah ke sejumlah tempat wisata yaitu Ranu Agung dan Madakaripura. Ruas Tol Pasuruan-Probolinggo berakhir di kilometer 841. Titik ini merupakan cikal bakal tol trans-jawa bagian terakhir yakin ruas Probolinggo-Banyuwangi sepanjang 172,90 KM. Saksikan terus perjalanan Tim Merapah Trans-Jawa 4 di video selanjutnya #merapah #merapahtransjawa #merapahtransjawa4 #mudik #lebaran #arusmudik

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diwacanakan Sejak 2005 dan Gusur Rumah Real Estat, Tol Cijago Tak Kunjung Tuntas

Diwacanakan Sejak 2005 dan Gusur Rumah Real Estat, Tol Cijago Tak Kunjung Tuntas

Berita
Siapkan Perjalanan Anda, Ada Pengalihan Lalin di Tol Sedyatmo hingga Rabu

Siapkan Perjalanan Anda, Ada Pengalihan Lalin di Tol Sedyatmo hingga Rabu

Berita
[POPULER PROPERTI] Mumpung Harga Turun, THR Sebaiknya Digunakan Buat Beli Rumah

[POPULER PROPERTI] Mumpung Harga Turun, THR Sebaiknya Digunakan Buat Beli Rumah

Berita
Kementerian ATR/BPN Buka Kesempatan Magang untuk Mahasiswa

Kementerian ATR/BPN Buka Kesempatan Magang untuk Mahasiswa

Berita
Asosiasi Arsitek: Keikutsertaan dalam BOI Bukan Semata-mata 'Pekerjaan'

Asosiasi Arsitek: Keikutsertaan dalam BOI Bukan Semata-mata "Pekerjaan"

Berita
Diundang ke Istana Negara, Ini Masukan Lima Asosiasi Arsitek kepada Jokowi Soal IKN

Diundang ke Istana Negara, Ini Masukan Lima Asosiasi Arsitek kepada Jokowi Soal IKN

Berita
Aristoteles Hadir di Serpong, Dipatok Rp 3 Miliar Per Unit

Aristoteles Hadir di Serpong, Dipatok Rp 3 Miliar Per Unit

Perumahan
Pasca-gempa, 82 Bangunan Rusak di Sulbar Direhabilitasi

Pasca-gempa, 82 Bangunan Rusak di Sulbar Direhabilitasi

Berita
MRT Jakarta Tawarkan Sejumlah Keuntungan bagi Startup yang Mau Kerja Sama, Ini Syaratnya

MRT Jakarta Tawarkan Sejumlah Keuntungan bagi Startup yang Mau Kerja Sama, Ini Syaratnya

Berita
Hingga Maret 2021, LPJK Terbitkan 9.666 Sertifikat Kompetensi Kerja Kontruksi

Hingga Maret 2021, LPJK Terbitkan 9.666 Sertifikat Kompetensi Kerja Kontruksi

Konstruksi
Bendungan Pertama di Sulawesi Barat Senilai Rp 1,02 Triliun Mulai Dibangun

Bendungan Pertama di Sulawesi Barat Senilai Rp 1,02 Triliun Mulai Dibangun

Berita
Beli Rumah Jelang Lebaran? Ketahui Cara Jitu Pilih Pengembang

Beli Rumah Jelang Lebaran? Ketahui Cara Jitu Pilih Pengembang

Tips
Mumpung Harga Turun, THR Sebaiknya Digunakan Membeli Rumah

Mumpung Harga Turun, THR Sebaiknya Digunakan Membeli Rumah

Berita
Bertemu Presiden, Tujuh Asosiasi Ditawari Masuk Badan Otorita IKN

Bertemu Presiden, Tujuh Asosiasi Ditawari Masuk Badan Otorita IKN

Berita
[POPULER PROPERTI] Pilihan Rumah Buat Lebaran, Harga Mulai dari Rp 130 Juta

[POPULER PROPERTI] Pilihan Rumah Buat Lebaran, Harga Mulai dari Rp 130 Juta

Berita
komentar di artikel lainnya
Close Ads X