“Parking Bay” di Tol Cipali Berlaku Situasional

Kompas.com - 29/05/2019, 00:32 WIB
Polisi berjaga di tol Cipali, Sabtu (25/7). Tol tersebut menghubungkan dua tol sebelumnya, yakni Jakarta-Cikampek dan Palimanan-Kanci, dengan total jarak sepanjang 116,7 kilometer.

Kompas/Agus Susanto (AGS)
25-07-2015 KOMPAS/AGUS SUSANTOPolisi berjaga di tol Cipali, Sabtu (25/7). Tol tersebut menghubungkan dua tol sebelumnya, yakni Jakarta-Cikampek dan Palimanan-Kanci, dengan total jarak sepanjang 116,7 kilometer. Kompas/Agus Susanto (AGS) 25-07-2015


JAKARTA, KOMPAS.com – PT Lintas Marga Sedaya (LMS) selaku pengelola Jalan Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) melakukan berbagai usaha untuk kelancaran lalu lintas kendaraan selama  arus mudik menjelang Lebaran tahun ini.

Salah satunya yaitu akan menyediakan parking bay di empat lokasi, baik di jalur A (ke arah Cirebon) maupun di jalur B (ke arah Jakarta), yaitu di KM 153A dan KM 155B, serta di KM 153+400A dan KM 155+200B.

Namun, penyediaan parking bay itu tergantung situasi lalu lintas di ruas tol tersebut dan kondisi kepadatan kendaraan di tempat istirahat (rest area). Operasionalnya pun akan diatur sesuai keputusan dari pihak kepolisian setempat.

“Khusus parking bay akan dioperasikan kalau jalur sudah mulai padat dan rest area sudah penuh atau tidak dapat menampung pengemudi, tapi semua sesuai diskresi pihak kepolisian wilayah,” ucap Corporate Communication Manager PT LMS Okky Brahma kepada Kompas.com, Selasa (28/5/2019).

Untuk di tempat istirahat, tambahnya, LMS akan menambah kapasitas parkir sehingga mampu memuat lebih banyak kendaraan.

Ada empat tempat istirahat yang ditambah kapasitas parkirnya, yaitu di KM102A ditambah 300 kendaraan, KM 130A ditambah 100 kendaraan, KM 166A ditambah 200 kendaraan, dan KM 164B ditambah 200 kendaraan.

Selain itu, toilet di tempat istirahat pun telah direnovasi sehingga kondisinya lebih baik, yaitu di KM 86A dan KM 86B, serta di KM 130A dan KM 130B.

Disediakan juga 26 toilet portabel untuk wanita di tempat istirahat tersebut  dan penambahan 4 toilet khusus pengemudi.

“Tersedia pula bahan bakar minyak yang terdiri dari dua dispenser berisi Pertamax dan Solar Dex di rest area tipe B,” imbuh Okky.

Untuk kelancaran lalu lintas kendaraan, LMS menambah 14 gardu di Gerbang Tol Palimanan Utama sehingga secara keseluruhan ada 26 gardu yang dioperasikan.

Ada pula tambahan 10 mobile reader di GT Palimanan dan dua mobile reader di gerbang samping.

Namun, penambahan ini bersifat situasional dan tergantung kondisi kepadatan lalu lintas di sana.

Kompas Video KOMPAS.com - Tim Merapah Trans Jawa 4 memulai perjalanan dari titik 0 KM di Merak, Banten. Di awal perjalanan lalu lintas tersendat karena ada proyek pelebaran jalan di ruas Tol Tangerang-Merak. Tim kemudian menuju Cikampek. Di ruas tol Jakarta-Cikampek sejumlah proyek infrastruktur jadi sumber kemacetan. Karena itu pengerjaan proyek ini akan dihentikan sementara beberapa hari sebelum Lebaran. Perjalanan tim berlanjut hingga ke Surabaya. Sepanjang perjalanan tim melihat sejumlah proyek pembangunan rest area yang akan digunakan untuk kenyamanan pada saat mudik Lebaran nanti. Destinasi wisata juga menjadi sorotan tim, agar para pemudik memiliki referensi wisata selama libur lebaran bersama keluarga tercinta. Saksikan terus perjalanan tim Merapah Trans Jawa 4. #merapah #merapahtransjawa #merapahtransjawa4 #mudik #lebaran #kompascom

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X