1,3 Juta Kendaraan Bakal Tinggalkan Jakarta Saat Mudik

Kompas.com - 27/05/2019, 15:20 WIB
Foto udara Jalan Tol Cikopo-Palimanan KM 146 di Majalengka, Jawa Barat, Minggu (19/5/2019). Pemerintah akan menerapkan sistem pemberlakuan lalu lintas satu arah di ruas Tol Trans Jawa dari KM 29 Cikarang ke KM 263 Brebes pada 30 Mei hingga 2 Juni untuk mengurai kemacetan saat arus mudik Lebaran 2019. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/foc.ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A Foto udara Jalan Tol Cikopo-Palimanan KM 146 di Majalengka, Jawa Barat, Minggu (19/5/2019). Pemerintah akan menerapkan sistem pemberlakuan lalu lintas satu arah di ruas Tol Trans Jawa dari KM 29 Cikarang ke KM 263 Brebes pada 30 Mei hingga 2 Juni untuk mengurai kemacetan saat arus mudik Lebaran 2019. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/foc.

JAKARTA, KOMPAS.com - Operation Management Group Head PT Jasa Marga (Persero) Tbk Fitri Wiyanti mengatakan, tak kurang dari 1,3 juta kendaraan akan meninggalkan Jakarta selama Lebaran 2019.

Adapun puncak arus mudik terjadi pada 31 Mei 2019 atau H-5 lebaran. Sedangkan, puncak arus balik terjadi pada H+3 atau 9 Juni 2019.

Secara rinci, ia menjelaskan, total kendaraan yang meninggalkan Jakarta pada H-7 sampai H-1 Lebaran mencapai 1.383.830 kendaraan atau meningkat 7,58 persen dibandingkan tahun lalu.

Baca juga: Tarif Tol Didiskon 15 Persen Selama Lebaran

"Dari jumlah tersebut 58,68 persen kendaraan akan melintasi Tol Jakarta-Cikampek. Sedangkan, 14,64 persen menuju ke arah Puncak melalui GT Ciawi dan 26,68 persen akan melewati GT Cikupa ke arah Merak untuk bisa melakukan perjalanan menuju Trans Sumatera," kata Fitri di kantornya, Senin (27/5/2019).

Dari total kendaraan yang melewati Tol Jakarta-Cikampek, mayoritas akan mengakses jalur Tol Trans Jawa yakni 54,34 persen melalui relokasi Gerbang Tol (GT) Cikarang Utama yaitu GT Cikampek Utama.

Sementara, 45,56 persen akan melewati GT Kalihurip Utama untuk menuju wilayah Bandung dan sekitarnya melalui Tol Padaleunyi.

Adapun saat arus balik, diperkirakan 1.371.293 kendaraan akan kembali ke Jakarta atau meningkat 1,64 persen dibandingkan tahun lalu.

"Arus balik ini mirip dengan yang tadi, sumbernya 58,3 persen berasal dari Jakarta-Cikampek dimana 63,18 persen berasal dari arah Trans Jawa dan 36,82 persen berasal dari arah Cipularang atau Padaleunyi," ungkapnya.

Sementara, kendaraan yang berasal dari arah puncak sekitar 15,33 persen dan yang berasal dari arah Merak sebesar 26,37 persen.

Kompas Video KOMPAS.com - Tim Merapah Trans Jawa 4 memulai perjalanan dari titik 0 KM di Merak, Banten. Di awal perjalanan lalu lintas tersendat karena ada proyek pelebaran jalan di ruas Tol Tangerang-Merak. Tim kemudian menuju Cikampek. Di ruas tol Jakarta-Cikampek sejumlah proyek infrastruktur jadi sumber kemacetan. Karena itu pengerjaan proyek ini akan dihentikan sementara beberapa hari sebelum Lebaran. Perjalanan tim berlanjut hingga ke Surabaya. Sepanjang perjalanan tim melihat sejumlah proyek pembangunan rest area yang akan digunakan untuk kenyamanan pada saat mudik Lebaran nanti. Destinasi wisata juga menjadi sorotan tim, agar para pemudik memiliki referensi wisata selama libur lebaran bersama keluarga tercinta. Saksikan terus perjalanan tim Merapah Trans Jawa 4. #merapah #merapahtransjawa #merapahtransjawa4 #mudik #lebaran #kompascom

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
komentar di artikel lainnya
Close Ads X