Metland Cetak Laba Rp 482 Miliar

Kompas.com - 17/05/2019, 23:00 WIB
Ilustrasi uangKOMPAS/HERU SRI KUMORO Ilustrasi uang

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Metropolitan Land Tbk (MTLA) mencetak laba sebesar Rp 482 miliar sepanjang 2018. Jumlah tersebut meningkat 6,65 persen dari tahun 2017. 

"Tahun 2018 dapat dilalui dengan peningkatan laba," ujar Direktur dan Sekretaris Perusahaan PT Metropolitan Land Tbk Olivia Surodjo dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Jumat (17/5/2019).

Selain itu, pendapatan perusahaan selama 2018 tercatat sebesar Rp 1,4 triliun atau meningkat 9,12 persen dibanding tahun sebelumnya yang mencapai Rp 1,3 triliun.

Pertumbuhan pendapatan disebabkan adanya pertumbuhan penjualan properti senilai Rp 868,4 miliar atau naik 12,42 persen dari Rp 772,5 miliar pada tahun sebelumnya.

Penjualan terbesar berasal dari proyek Metland Cibitung, Metland Menteng, dan Metland Cileungsi.

Baca juga: Pasca-pemilu, Metland Yakin Industri Properti Segera Pulih

Adapun besaran kontribusi peningkatan pendapatan sebesar 63 persen dari usaha penjualan properti residensial dan strata title dan 25 persen dari pendapatan sewa pusat perbelanjaan.

Sementara persentase dari pengoperasian hotel turut menyumbang 9 persen dari pendapatan serta 3 persen sisanya dari pengoperasian pusat rekreasi dan pendapatan lain-lain.

Selama 2019, perseroan tetap optimistis akan mencapai target penjualan. Hingga bulan Maret 2019, Metland mencatatkan pendapatan sebesar Rp 258 miliar.

Pendapatan tersebut berasal dari penjualan properti sebesar Rp 134 miliar dan Rp123 miliar dari pendapatan berkelanjutan dan lain-lain, serta laba bersih sebesar Rp 79 miliar.

Lebih lanjut, nilai aset perseroan meningkat sebesar 7,78 persen atau mencapai Rp 5,2 triliun. Sedangkan peningkatan ekuitas sebesar 14,65 persen menjadi Rp 3,44 triliun.

Sementara itu, selama 2018, perseroan mengembangkan beberapa proyek mencakup residensial dan strata seperti The Riviera at Puri yang merupakan proyek kerja sama operasi dengan Keppel Land Ltd. dan Apartemen Kaliana di Metland Transyogi.

Selain itu, perusahaan juga melakukan diversifikasi segmen ke properti premium dengan memasarkan vila dan hotel Royal Venya Ubud di Bali.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X