Mudik dari Jakarta ke Surabaya, Berapa Uang Tol yang Disiapkan?

Kompas.com - 14/05/2019, 18:30 WIB
Ilustrasi Jalan Tol: Pertumbuhan Penduduk Picu Konsumsi Energi - Kemacetan pada jam pulang kerja di jalan tol dalam kota Jakarta, Senin (3/3), merupakan salah satu efek tumbuhnya kelas menengah di Indonesia. Bonus demografi yang ditandai pertumbuhan kelas menengah yang mencapai 60 persen jumlah penduduk Indonesia ini menjadi pemicu naiknya konsumsi energi.

Kompas/Iwan Setiyawan (SET)
03-03-2014IWAN SETIYAWAN Ilustrasi Jalan Tol: Pertumbuhan Penduduk Picu Konsumsi Energi - Kemacetan pada jam pulang kerja di jalan tol dalam kota Jakarta, Senin (3/3), merupakan salah satu efek tumbuhnya kelas menengah di Indonesia. Bonus demografi yang ditandai pertumbuhan kelas menengah yang mencapai 60 persen jumlah penduduk Indonesia ini menjadi pemicu naiknya konsumsi energi. Kompas/Iwan Setiyawan (SET) 03-03-2014

JAKARTA, KOMPAS.com - Tahun ini, Jalan Tol Trans-Jawa dapat digunakan secara penuh. Bagi Anda yang ingin mudik Lebaran dengan menggunakan kendaraan pribadi, ada beberapa hal yang harus diperhatikan.

Salah satunya adalah besaran nominal saldo uang elektronik yang harus disiapkan.

Jika Anda berangkat dari Jakarta menuju Surabaya, sebaiknya menyediakan anggaran minimal Rp 675.500.

Namun demikian, terdapat perbedaan nominal tarif antara ketetapan BPJT dan BUJT.

Berdasarkan hitung manual Kompas.com, berdasarkan tarif yang ditetapkan BUJT, nominal minimal yang harus dibayarkan sebesar Rp 653.500.

Baca juga: Tips Mudik Lewat Jalan Tol

Perhitungan dimulai dari ruas tol Jakarta-Cikampek dengan mengambil jarak terjauh. Berdasarkan data yang dihimpun dari situs BPJT Kementerian PUPR, jalan tol sepanjang sepanjang 72 kilometer ini dikenai tarif terjauh sebesar Rp 10.500.

Namun perlu diperhatikan, Gerbang Tol (GT) Cikarang Utama (Cikarut) dipindah ke GT Cikampek Utama di Km 70 dan GT Kalihurip Utama di Km 67 di sepanjang Jalan Tol Jakarta-Cikampek.

Kemudian ambil ruas Cikopo-Palimanan. Ruas tol sepanjang 116,75 kilometer ini dikenai tarif sebesar Rp 102.000.

Setelah melintasi Cipali, selanjutnya masuk ruas tol Palimanan-Kanci sepanjang 26 kilometer. Anda harus membayar Rp 12.000.

Lalu Anda melewati tol Kanci-Pejagan sepanjang 35 kilometer yang dikenai tarif sebesar Rp 29.000.

Jalan tol ini kemudian menyambung dengan ruas Pejagan-Pemalang sepanjang 35 kilometer dengan tarif sebesar Rp 57.500.

Tiba di Pemalang, selanjutnya Anda melewati ruas tol Pemalang-Batang. Jalan tol sepanjang 39 kilometer tersebut dikenai tarif Rp 39.000.

Baca juga: Tarif Terjauh Tol Trans Jawa Rp 775.500

Kemudian Anda melalui jalan tol Batang-Semarang dengan tarif sebesar Rp 75.000. Dari Semarang (Banyumanik) ke Solo (Kartasura), pengendara melintasi tol Semarang-Solo. Tarif yang dibebankan sebesar Rp 65.000.

Setelah sampai di Solo, Anda akan menemukan Solo-Ngawi sepanjang 90,42 kilometer dengan tarif Rp 91.000.

Selanjutnya, Anda akan menembus jalan tol Ngawi-Kertosono yang dikenai tarif sebesar Rp 88.000.

Berlanjut ke ruas Tol Kertosono-Mojokerto sepanjang 40 kilometer. Lewat jalan ini, tarif tertinggi yang dibebankan sebesar Rp 46.000.

Ruas terakhir yang Anda lewati adalah Tol Mojokerto-Surabaya, dengan tarif sebesar Rp 29.000.

Berikut rinciannya:

  • Jakarta-Cikampek Rp 10.500
  • Cikopo-Palimanan 102.000
  • Palimanan-Kanci Rp 12.000
  • Kanci-Pejagan 29.000
  • Pejagan-Pemalang Rp 57.500
  • Pemalang-Batang Rp 39.000
  • Batang-Semarang Rp Rp 75.000
  • Semarang ABC 5000
  • Semarang-Solo 65.000
  • Solo-Ngawi Rp 91.000
  • Ngawi-Kertosono Rp 88.000
  • Kertosono-Mojokerto Rp 46.000
  • Mojokerto-Surabaya Rp 29.000

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X