Pemerintah Berencana Kembangkan 4.479,33 Kilometer Jalan Tol Baru

Kompas.com - 07/05/2019, 18:30 WIB
Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR Sugiyartanto. Kementerian PUPRDirektur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR Sugiyartanto.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah berencana mengembangkan 4.479,33 kilometer jalan tol baru untuk melengkapi jalan tol eksisting.

Pengembangan jalan tol tersebut di luar pengembangan jalan tol yang kini tengah dilaksanakan dan ditargetkan rampung pada 2024.

Menurut Direktur Jenderal Bina Marga Sugiyartanto pengembangan jaringan jalan berbayar ini dilakukan untuk mendukung mobilitas masyarakat.

Jalan tol ini akan menjadi akses penghubung menuju daerah wisata dan kawasan ekonomi khusus yang kelak akan berkembang di sejumlah daerah.

Di samping itu, pengembangan jaringan baru ini juga dilakukan untuk menumbuhkan kawasan pertumbuhan ekonomi baru di seluruh wilayah Indonesia.

Baca juga: Rekor Baru, Pemerintahan Jokowi-JK Operasikan 39 Tol dalam 4,5 Tahun

"Ini visium ke depan 2030 tapi saat ini 2020-2024 kita akan membangun 1500 km. Variabelnya untuk 5 tahun kedepan. Ya, semua kan wacana pengembangan investasi. Jalan juga kan berkembang sesuai dengan kebutuhan," kata Sugiyartanto kepada Kompas.com, Senin (29/4/2019) lalu.

Rencana pengembangan tersebut akan dilakukan di empat pulau besar yaitu Sumatera, Jawa, Kalimantan dan Sulawesi.

Di samping itu, pengembangan juga akan dilakukan di Bali dan Nusa Tenggara Barat.

Besarnya rencana pengembangan menyesuaikan kebutuhan dari masing-masing wilayah.

Menurut dia, seiring dengan rencana pembangunan infrastruktur yang dilakukan pemerintah, maka diperlukan pengembangan jaringan jalan baru untuk mendukungnya.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X