Jeanne Gang, Satu-satunya Arsitek dalam 100 Orang Paling Berpengaruh

Kompas.com - 20/04/2019, 15:00 WIB
Arsitek Jeanne Gang dari Chicago, AS, masuk daftar majalah Time 100 Most Influential People of 2019 atau 100 orang paling berpengaruh pada 2019 versi majalah Time. Dezeen.comArsitek Jeanne Gang dari Chicago, AS, masuk daftar majalah Time 100 Most Influential People of 2019 atau 100 orang paling berpengaruh pada 2019 versi majalah Time.

KOMPAS.com - Arsitek Jeanne Gang yang berasal dari Chicago, Amerika Serikat, masuk daftar majalah Time 100 Most Influential People of 2019 alias 100 orang paling berpengaruh versi majalah Time.

Pendiri Studio Gang itu merupakan satu-satunya arsitek dari seluruh dunia yang berhasil masuk deretan 100 orang-orang terkenal tersebut tahun ini.

Pengakuan itu datang beberapa minggu setelah tim yang dipimpinnya memenangi kompetisi desain untuk memperluas Bandara Internasional O'Hare di Chicago, AS.

Sejumlah bangunan yang digarap oleh Gang di antaranya WMS Boathouse dan Aqua Tower, keduanya berada di Chicago.

Baca juga: 6 Karya Monumental Zaha Hadid

Dia juga membangun Vista Residences, gedung apartemen 95 lantai di kota yang sama dan ditetapkan menjadi gedung tertinggi di dunia yang dirancang oleh seorang wanita.

"Jeanne Gang memiliki faktor ‘wow’. Aqua Tower di Chicago yang memesona adalah gedung tertinggi yang pernah dibangun oleh seorang wanita. Sekarang dia membangun yang lebih tinggi lagi," kata aktris dan penulis naskah drama Anna Deavere Smith, seperti dilansir Dezeen dari laman resmi Time 100, Kamis (18/4/2019).  

Gedung Vista Residences, apartemen 95 lantai di Chicago, Amerika Serikat.Dezeen.com Gedung Vista Residences, apartemen 95 lantai di Chicago, Amerika Serikat.

Dia menambahkan, dalam pandangan Jeanne, arsitektur bukan hanya obyek yang menakjubkan, melainkan katalisator untuk perubahan.

Sebagai contoh, gedung Boathouse yang berbentuk ramping dan berbahan kayu membantu menghidupkan kembali suasana di sekitar Sungai Chicago yang tercemar dengan menyaring limpasan organik.

"Konsep Polis Station yang dibuatnya bertujuan meningkatkan interaksi antara warga sipil dan aparat hukum melalui penggabungan desain kantor polisi dengan sarana rekreasi warga," tambah Smith.

Gagasan itu baru-baru ini diuji di salah satu lingkungan paling keras di Chicago, yaitu dengan menambahkan lapangan basket di kantor polisi Distrik 10 di North Lawndale.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Dezeen
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X