Menurut Jokowi, Dana Desa yang Sudah Tersalurkan Rp 257 Triliun

Kompas.com - 13/04/2019, 22:58 WIB
Capres nomor urut 01 Joko Widodo dalam Debat Pilpres kelima Berita SatuCapres nomor urut 01 Joko Widodo dalam Debat Pilpres kelima

JAKARTA, KOMPAS.com - Kandidat presiden petahana, Joko Widodo ( Jokowi) mengungkapkan, jumlah dana desa yang telah disalurkan pemerintah sampai 2019 mencapai Rp 257 triliun.

Dana tersebut tersebar di 74.900 desa dari Sabang sampai Merauke dan dari Miangas sampai Pulau Rote.

Tujuan penyaluran dana desa ini adalah untuk pemeratan pembangunan di seluruh wilayah Indonesia.

Baca juga: Jokowi akan Terus Dorong Pembentukan Holding BUMN

"Dana desa ini selalu saya sampaikan bahwa beli bahannya di desa itu, beli materialnya di desa itu, pekerjanya yang mengerjakan jalan, yang mengerjakan embung, yang mengerjakan irigasi semua dari desa itu. Sehingga perputaran uang Rp 257 triliun ada di desa itu," ungkap Jokowi saat debat putaran kelima Pilpres 2019 di Jakarta, Sabtu (13/4/2019).

Ia berharap, dengan pemerataan pembangunan infrastruktur yang telah dilakukan pemerintah akan memunculkan titik-titik pertumbuhan perekonomian baru.

Sehingga, tingkat kesejahteraan masyarakat pun akan kian meningkat.

"Pembangunan infrastruktur di luar Jawa itu akan memunculkan titik-titik pertumbuhan ekonomi baru. Itu salah satu untuk pemerataan," tuntas Jokowi.

Untuk diketahui, menurut data Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, total anggaran dana desa sebesar Rp 257 triliun selama 5 tahun tidak pernah mengalami penurunan setiap tahunnya.

Rinciannya, Rp 20,67 triliun (2015), Rp 46,98 triliun (2016), Rp 60 triliun (2017), Rp 60 triliun (2018), dan Rp 70 triliun (2019).

Dana desa tersebut diberikan ke seluruh desa di Indonesia dengan formula 77 persen dibagi rata ke seluruh desa.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X