Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jembatan Gantung Pertama Hadir di Perbatasan RI-Timor Leste

Kompas.com - 10/04/2019, 19:30 WIB
Sigiranus Marutho Bere,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

ATAMBUA, KOMPAS.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan (PURP) membangun jembatan gantung di Kecamatan Tasifeto Barat, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang berbatasan dengan Timor Leste.

Jembatan gantung sepanjang 84 meter yang pertama di wilayah Belu, menghubungkan Desa Tialai dan Desa Naikasa.

Peresmian jembatan gantung yang melintasi Sungai Kian Rai Ikun itu, dihadiri Ketua Komisi V DPR RI Fary Francis, Wakil Gubernur NTT Yosep Nae Soi, Bupati Belu, Direktur Jembatan Kementerian PUPR Iwan Zarkazi, dan Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional X Kupang Muktar Napitupulu.

Ketua Komisi V DPR RI Fary Djemi Francis mengatakan, kehadiran jembatan gantung ini, sangat membantu warga dua desa tersebut. Karena sebelum ada jembatan, warga terpaksa harus menyeberang sungai.

"Ini jembatan menjadi kado Paskah terindah bagi warga setempat," ucap Fary kepada sejumlah wartawan, Rabu (10/4/2019).

Baca juga: Backlog Rumah di NTT Turun

Jembatan yang dibangun dengan menggunakan anggaran dari APBN senilai Rp 3,4 miliar itu, peletakan batu pertamanya pada 10 Oktober 2018 lalu.

Fary menjelaskan, jembatan gantung ini sangat penting bagi warga dua desa, karena banyak anak-anak yang bersekolah di Nenuk, Nela dan Kimbana, harus melintasi sungai ini.

Jika musim hujan, anak-anak kesulitan ke sekolah. Mereka harus berputar menggunakan jalur lain yang memakan waktu lama.

"Kebanyakan warga juga menggunakan jalan ini untuk urusan ekonomi, sosial dan budaya. Dengan terbangunnya jembatan ini maka 'penderitaan' tahunan warga setempat bisa diatasi," kata Fary.

Sementara itu, Bupati Belu Willy Lay berterima kasih atas pembangunan jembatan ini. Dia kemudian menamai jembatan ini sebagai "Jembatan Farjos" yang merupakan gabungan dari Fary Djemi Francis (Ketua Komisi V) dan Josef Nae Soi (Wakil Gubernur NTT).

Willy beralasan, menamakan jembatan itu Farjos, karena Fary selaku Ketua Komisi V yang memperjuangkan dan mengawal anggaran.

Sedangkan Josef sebagai wakil gubernur yang meresmikan jembatan ini.

"Kami berharap, jembatan ini bisa digunakan dengan baik oleh warga dan bermanfaat juga untuk semua masyarakat," ujar Willy.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Disiapkan buat Jalur Mudik Lebaran, Ini Progres Tol Palembang-Betung

Disiapkan buat Jalur Mudik Lebaran, Ini Progres Tol Palembang-Betung

Berita
Penjelasan Nusron soal Kontroversi Pembatalan Sertifikat Milik Aguan di Laut Tangerang

Penjelasan Nusron soal Kontroversi Pembatalan Sertifikat Milik Aguan di Laut Tangerang

Berita
Sertifikat Elektronik Dianggap Tak Aman, Nusron: Sistem Keamanannya Berlapis

Sertifikat Elektronik Dianggap Tak Aman, Nusron: Sistem Keamanannya Berlapis

Berita
Terkendala Cuaca dan Material, Bendungan Meninting Kelar Maret 2025

Terkendala Cuaca dan Material, Bendungan Meninting Kelar Maret 2025

Berita
Mal Terbesar di Timur Bekasi, Living World Grand Wisata Resmi Dibuka

Mal Terbesar di Timur Bekasi, Living World Grand Wisata Resmi Dibuka

Ritel
Tanah Eks BLBI Karawaci Mau Dimanfaatkan untuk Program 3 Juta Rumah

Tanah Eks BLBI Karawaci Mau Dimanfaatkan untuk Program 3 Juta Rumah

Berita
Nusron Bantah Sertifikat Milik Aguan Batal Dicabut, Ini Penjelasannya

Nusron Bantah Sertifikat Milik Aguan Batal Dicabut, Ini Penjelasannya

Berita
Revitalisasi Stadion Maguwoharjo Diklaim Sesuai Standar PSSI dan FIFA

Revitalisasi Stadion Maguwoharjo Diklaim Sesuai Standar PSSI dan FIFA

Fasilitas
Menurut Fengsui, Ini Cara yang Tepat Menempatkan Jam Dinding di Rumah

Menurut Fengsui, Ini Cara yang Tepat Menempatkan Jam Dinding di Rumah

Tips
Klarifikasi Nusron Wahid: Tidak Benar Sertifikat Milik Aguan Batal Dicabut

Klarifikasi Nusron Wahid: Tidak Benar Sertifikat Milik Aguan Batal Dicabut

Berita
Pilihan Rumah Subsidi di Pekalongan: Mulai Rp 130 Juta

Pilihan Rumah Subsidi di Pekalongan: Mulai Rp 130 Juta

Perumahan
Cocok untuk Milenial dan Gen Z, Springhill Yume Green Tawarkan Hunian Modern dan Terjangkau

Cocok untuk Milenial dan Gen Z, Springhill Yume Green Tawarkan Hunian Modern dan Terjangkau

Hunian
Rumah Impian di Kabupaten Brebes, Harga Tak Sampai Rp 200 Juta

Rumah Impian di Kabupaten Brebes, Harga Tak Sampai Rp 200 Juta

Perumahan
Hingga Februari 2025, Konstruksi Tol Probolinggo-Besuki 75,53 Persen

Hingga Februari 2025, Konstruksi Tol Probolinggo-Besuki 75,53 Persen

Berita
Pengembang Pusing, Isu Pemberian Rumah Gratis Bikin Akad KPR Tertunda

Pengembang Pusing, Isu Pemberian Rumah Gratis Bikin Akad KPR Tertunda

Berita
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau