Calon Pembeli Properti Tunggu Pemilu Berlalu

Kompas.com - 04/04/2019, 17:00 WIB
Ilustrasi properti www.shutterstock.comIlustrasi properti

JAKARTA, KOMPAS.com - Sejumlah calon pembeli properti potensial diperkirakan masih akan mengamati dinamika politik dan ekonomi sebelum memutuksan untuk membelinya pada tahun ini.

Sekali pun kondisi fundamental perekonomian Indonesia cukup baik, yang ditandai dengan meningkatnya kepercayaan investor terhadap ekonomi domestik di pasar saham.

"Beberapa calon pembeli dan penyewa masih akan mengambil pendekatan wait and see terutama pada semester pertama tahun ini," kata Head of Research and Consultancy Savills Indonesia Anton Sitorus dalam keterangan tertulis yang dikutip Kompas.com, Kamis (4/4/2019).

Ia menjelaskan, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada akhir 2018 yang mencapai 5,17 persen sudah cukup baik, meskipun pemerintah gagal mencapai target awal.

Pertumbuhan ini didukung oleh lonjakan konsumsi karena kepercayaan dan daya beli masyarakat yang meningkat.

Baca juga: Tren Berubah, Perusahaan Besar Mulai Lirik Co-Working Space

Pasar konsumen pun dinilai cukup mendukung dengan inflasi yang tercatat rendah yakni 3,13 persen.

Adapun pasar domestik cukup tangguh. Tekanan eksternal yang terjadi memang mengakibatkan rupiah terdepresiasi beberapa kali.

"Namun bank sentral mampu mengambil langkah pencegahan untuk mempertahankan nilai tukar rupiah dan menjaga defisit neraca transaksi berjalan," tutur Anton.

Beberapa kebijakan tersebut antara lain, meningkatkan suku bunga acuan yang ditutup pada level 6 persen pada akhir tahun lalu.

Selain itu, suku bunga deposito dan suku bunga pinjaman dipertahankan pada kisaran masing-masing 5,25 persen dan 6,75 persen.

Halaman:
Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X